TABEL REKSADANA
Update Terakhir: Kamis, 28 september 2017

REKSADANA NAB %
PNM Saham Agresif 801,04 0,2
PNM Syariah 801,04 0,2
PNM Ekuitas syariah 801,04 0,2
PNM Puas 801,04 0,2
PNM Amanah Syariah 801,04 0,2
PNM Dana Sejahtera 801,04 0,2
PNM Dana Bertumbuh 801,04 0,2
PNM Dana Tunai 801,04 0,2
PNM Pasar Uang Syariah 801,04 0,2
PNM Market Fund USD 801,04 0,2

simulasi pinjaman

Hasil perhitungan merupakan simulasi dan hanya sebagai ilustrasi

disclaimer: Hanya simulasi dan tidak mengikat, silahkan hubungi lebih lanjut.

LAPORAN KINERJA TERBARU

Laporan Keuangan 2017

2017

PT.Permodalan Nasional Madani (Persero)

Gedung Arthaloka Lantai 1,2,6,7,8,10,15 Jl.Jendral Sudirman Kav.2 Jakarta 10220, Indonesia

Tel: 62-21-2511404 (Hunting)
Fax: 62-21-2511405, 251155
Email: info@pnm.co.id

FAQ

Bagaimana tingkat kepuasan anda terhadap website baru pnm.co.id


 Puas
 Kurang Puas
 Biasa saja

Masukkan Kata Kunci yang dicari

Dalam rangka mendukung efektivitas dan independensi pelaksanaan tugas SPI, Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) telah mengesahkan Internal Audit Charter. Tujuan kewenangan dan tanggung jawab serta fungsi SPI telah didefinisikan secara formal dalam bentuk Internal Audit Charter.

Good Corporate Government (GCG) atau Tata Kelola Perusahaan yang Baik merupakan salah satu pilar utama yang menopang operasional sebuah perusahaan sekaligus merupakan indikator utama dari akuntabilitas. PNM memiliki komitmen yang tegas dalam implementasi GCG. 

PNM menyadari sepenuhnya bahwa implementasi GCG akan membantu pencapaian misi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pemangku kepentingannya. Bagi PNM, implementasi GCG bukan hanya sebagai formalitas semata. Komitmen PNM dalam melaksanakan GCG dituangkan dalam Sistem Manajemen PNM (SM PNM) untuk memastikan konsistensi pelaksanaan GCG di lingkungan perseroan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh jajaran dan perangkat tata laksana manajemen perseroan.

SM PNM memberikan arahan yang terukur dan accountable terhadap segala aspek implementasi GCG dan konsep serta implementasi Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System) ISO 9001:2008, Balance Score Card (BSC) serta perangkat organisasi lainnya. SM PNM juga dilandaskan kepada nilai dan budaya perusahaan. Implementasi BSC di PNM fokus kepada beberapa aspek organisasi perusahaan seperti keuangan, proses bisnis, optimasi SDM serta pemangku kepentingan.

Untuk menjaga konsistensi implementasi GCG, perusahaan secara berkala dan terprogram terus melakukan kajian dan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek operasionalnya, termasuk di dalamnya adalah kajian-kajian terhadap organisasi pendukung usahanya. Kajian dan evaluasi ini akan diikuti oleh perbaikan-perbaikan operasional dan bisnis perusahaan agar mampu memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta harapan pelanggan akan layanan berkualitas melalui output produk berkualitas dan berdaya saing tinggi sehingga dapat diterima dengan baik oleh pasar. 

Implementasi GCG perseroan juga mencakup pengelolaan dan pengendalian resiko untuk menjamin kemampuan perusahaan. Kajian lain yang secara berkala dilakukan oleh perusahaan adalah evaluasi kelengkapan struktur organisasi, termasuk aspek cost and benefit.

Manajemen PNM berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik yang berlandaskan atas prinsip keterbukaan, kemandirian, akuntabilitas, keadilan dan pertanggungjawaban dalam setiap kegiatan. Praktik Tata Kelola Peruasahaan yang Baik sangat penting untuk memastikan tercapainya pertumbuhan yang berkelanjutan.

Di samping itu, Tata Kelola Perusahaan yang Baik juga dapat membangun citra perusahaan serta menjaga etika bisnis dan kepatuhan terhadap ketentuan yang ada sehingga memberikan manfaat bagi seluruh stakeholder.

Tata kelola perusahaan adalah suatu subjek yang memiliki banyak aspek. Salah satu topik utama dalam tata kelola perusahaan adalah menyangkut masalah akuntabilitas dan tanggung jawab mandat, khususnya implementasi pedoman dan mekanisme untuk memastikan perilaku yang baik dan melindungi kepentingan pemegang saham. Fokus utama lain adalah efisiensi ekonomi yang menyatakan bahwa sistem tata kelola perusahaan harus ditujukan untuk mengoptimalisasi hasil ekonomi, dengan penekanan kuat pada kesejahteraan para pemegang saham. Ada pula sisi lain yang merupakan subjek dari tata kelola perusahaan, seperti sudut pandang pemangku kepentingan, yang menuntut perhatian dan akuntabilitas lebih terhadap pihak-pihak lain selain pemegang saham, misalnya karyawan atau lingkungan.

-    Ketentuan Pengendalian Gratifikasi PNM 
-    Ketentuan Whistle Blowing 
-    Pedoman Tata Kelola Perusahaan (CoCG)
-    Board Manual 

PNM menyadari arti penting implementasi prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Pengelolaan PNM selain harus mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang berlaku juga harus menjunjung tinggi norma-norma perilaku dan nilai etika berbisnis untuk meningkatkan reputasi dan citra Perusahaan. Pedoman Perilaku (Code of Conduct) adalah sekumpulan etika berperilaku Insan PNM yang disusun untuk mempengaruhi, membentuk, mengatur dan melakukan kesesuaian perilaku, sehingga tercapai output yang konsisten dan sesuai dengan nilai budaya perusahaan dalam mencapai visi dan misinya. 

Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu komitmen yang tinggi dari Insan PNM yang dituangkan dalam buku Pedoman Perilaku (Code of Conduct). Dalam rangka menyesuaikan dengan dinamika bisnis PNM, maka dilakukan pembaharuan Pedoman Perilaku (Code of Conduct), dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku, Visi, Misi, Tujuan dan Nilai-nilai PNM.

Perusahaan senantiasa terus mendorong kepatuhan insan PNM terhadap pedoman perilaku ini dengan mewajibkan seluruh pemimpin untuk memastikan bahwa Pedoman Perilaku (Code of Conduct) dipatuhi dan dijalankan dengan baik oleh setiap insan PNM dalam unit kerja di bawah kepemimpinannya.