TABEL REKSADANA
Update Terakhir: Kamis, 28 september 2017

REKSADANA NAB %
PNM Saham Agresif 801,04 0,2
PNM Syariah 801,04 0,2
PNM Ekuitas syariah 801,04 0,2
PNM Puas 801,04 0,2
PNM Amanah Syariah 801,04 0,2
PNM Dana Sejahtera 801,04 0,2
PNM Dana Bertumbuh 801,04 0,2
PNM Dana Tunai 801,04 0,2
PNM Pasar Uang Syariah 801,04 0,2
PNM Market Fund USD 801,04 0,2

simulasi pinjaman

Hasil perhitungan merupakan simulasi dan hanya sebagai ilustrasi

disclaimer: Hanya simulasi dan tidak mengikat, silahkan hubungi lebih lanjut.

LAPORAN KINERJA TERBARU

Laporan Keuangan 2017

2017

PT.Permodalan Nasional Madani (Persero)

Gedung Arthaloka Lantai 1,2,6,7,8,10,15 Jl.Jendral Sudirman Kav.2 Jakarta 10220, Indonesia

Tel: 62-21-2511404 (Hunting)
Fax: 62-21-2511405, 251155
Email: info@pnm.co.id

FAQ

Bagaimana tingkat kepuasan anda terhadap website baru pnm.co.id


 Puas
 Kurang Puas
 Biasa saja

Masukkan Kata Kunci yang dicari

Publikasi Berita

Petani Desa Sunten Jaya Dilatih Budidayakan Sayuran Horenzo dan Tomat Beef

Rabu, 4 Juli 2018 | 09:52

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menggelar pelatihan lanjutan bertemakan “Pelatihan Penanaman dan Perawatan Sayuran Unggul dengan Teknik Tumpang Sari” kepada kelompok petani sayur Desa Sunten Jaya, Lembang,  yang digelar di Pusat Pelatihan Petanian dan Pedesaan Swadaya Tani Mandiri, Maribaya Timur, Lembang, Selasa (2/7). Kelompok petani sayur itu beranggotakan enam puluh nasabah binaan PNM dari produk produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Sebagian besar petani di Desa Sunten Jaya masih menggunakan sistem bertani tradisional, sehingga kualitas produk rendah dan sering mengalami gagal panen. PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bekerja sama dengan Balai Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tani Mandiri dan Dinas Petanian Jawa Barat memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan baru kepada kelompok petani sayur dalam menghasilkan sayuran unggul berkualitas.

Dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (4/7), pada pelatihan ini, para nasabah binaan PNM dibina untuk dapat mempraktikkan sistem pertanian modern. Salah satunya adalah Teknik Tumpang Sari. Teknik ini merupakan suatu cara bercocok tanam yang melibatkan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan pertanian. Tujuannya agar dapat meningkatkan hasil produksi dengan memaksimalkan lahan yang ada.

Selain mengajarkan Teknik Tumpang Sari, para nasabah secara khusus dibina untuk dapat membudidayakan Sayuran Horenzo dan Tomat Beef yang saat ini mendapat permintaan yang sangat tinggi dari pasar. Harapannya, nasabah ULaMM dan Mekaar dapat mengambil kesempatan yang baik ini untuk dapat meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatannya. 

Narasumber yang hadir dalam pelatihan ini adalah Dedi Hernawan, dosen Pertanian Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Bandung Barat Hanes Lise, dan Kepala Cabang PNM Cimahi Neneng. (*)

Kelompok petani sayur merupakan sinergi nasabah dari dua produk PNM yang berbeda. Nasabah Mekaar merupakan petani sayuran dan nasabah ULaMM merupakan pengepul sayuran, digabungkan untuk membangun sistem produksi yang terintegrasi dari mulai penanaman hingga pendistribusian sehingga dapat mengingkatkan pengasilan bersama. Kelompok ini dibentuk pada (tanggal) dan telah mendapatkan pelatihan sebelumnya mengenai (tema pelatihan sebelumnya).
 

 

http://jabar.tribunnews.com/2018/07/04/petani-desa-sunten-jaya-dilatih-budidayakan-sayuran-horenzo-dan-tomat-beef

Berita Lainnya

Sultan Hamengkubuwono X Ingin UKM Jualan di Bandara Internasional, Syaratnya?
Kamis, 9 Agustus 2018 | 10:00
more


PNM Bersiap Jajal Fintech
Kamis, 9 Agustus 2018 | 09:06
more


Ingin UKM Naik Kelas, Begini Strategi Bos PNM.
Rabu, 8 Agustus 2018 | 08:31
more


Supaya Hasil Panen Lebih Baik, PNM dan Jiwasraya Gelar Pelatihan untuk Petani Sayur di Lembang
Kamis, 19 Juli 2018 | 04:49
more