Publikasi

PNM dan Bank Negara Indonesia Sepakati Kerjasama

12 November 2015 1720 views

Jakarta, 12 Oktober 2015 – Bank Negara Indonesia atau BNI dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memperkuat komitmen sinergi dan kerjasama dengan melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama tentang Penggunaan Layanan Integrated Cash Management.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja dan Direktur Bisnis Banking 2 BNI Susanto.,sementara untuk perjanjian kerjasama penggunaan layanan integrated cash management ditandatangani oleh Direktur Keuangan dan Operasi PNM Kemas Hasani dan Direktur Jaringan dan Layanan BNI Adi Sulistyowati.

Parman Nataatmadja menuturkan nota kesepahaman yang menyangkut kegiatan pembiayaan PNM ini merupakan bentuk sinergi dan kepercayaan BNI kepada PNM, selaku lembaga keuangan non-bank milik Negara yang dikhususkan membantu pembiayaan UMKM.

”Dengan menjadikan PNM sebagai mitra bisnisnya, BNI telah membantu dan memberikan kepeduliannya terhadap UMKM,” tuturnya di sela acara Penandatangan Nota Kesepahaman antara PNM dan BNI, Senin (12/10). Menurut Parman, tujuan dari kerjasama ini adalah untuk menunjang kemudahan pelaku UMKM saat bertransaksi keuangan baik saat pembayaran dan transaksi mereka sehari-hari.

Tambah Parman, kedepannya nasabah PNM akan diarahkan menuju sistem pembayaran cashless. Dengan telah ditandatanganinya nota kesepahaman ini, maka diharapkan penggunaan Virtual Account dari BNI untuk nasabah PNM dapat dimaksimalkan. Selain penggunaan produk-produk BNI, fasilitas penyimpanan dan pengelolaan dana yang diberikan untuk PNM pun akan dimanfaatkan secara maksimal agar dapat lebih berkiprah dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil di seluruh wilayah Indonesia.

Parman menambahkan PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), telah mendapat tugas dari pemerintah dan legislator melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) 2015 sebesar 1 Triliun untuk membantu pengembangan UMKM dan meluaskan jaringan hingga tahun 2017 menjadi 1200 jaringan.

Direktur Bisnis Banking II, Sutanto, menuturkan bahwa sinergi antar BUMN merupakan hal yang wajib dilaksanakan setiap BUMN. “Kontribusi BNI dengan menandatangani nota kesepahaman ini dirasa akan mampu pengembangkan UMKM bersama PNM” ujarnya usai acara penandatanganan.

Hingga saat ini layanan PNM telah menjangkau 28 provinsi, di 296 kabupaten dan hampir menjangkau 3.000 kecamatan. Hingga penutupan bulan September tahun 2015, PNM telah memiliki 721 kantor layanan dengan 591 Unit Layanan Modal Mikro yang lebih dikenal sebagai ULaMM PNM. Dengan rencana penambahan jaringan layanan di tahun 2017, PNM akan dapat menjangkau lebih dari 2.900 Kecamatan di Indonesia.

Mengenai program pembinaan dan peningkatan kapasitas usaha UMKM, intensitas kegiatan pelatihan dan pendampingan usaha yang dilakukan PNM juga mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Selama 2015 hingga bulan September, PNM telah melaksanakan 337 kali pelatihan kepada 15.381 pelaku UMK seluru