Publikasi

Jalan Sehat PNM Cabang Magelang

01 December 2015 2763 views

Magelang, 19 September 2015 – PTPermodalan Nasional Madani (persero) atau yang lebih dikenal sebagai PNM, punya cara tersendiri untuk menggenjot eksistensi serta promosi keunikan nasabah di sektor Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Untuk itu, PNM memerlukan sinergi bersama pihak eksternal untuk mewujudkannya. Seperti yang dilakukan pada hari ini, PNM turut serta dalam acara Jalan Sehat Harlah LP Ma’arif Tahun 2015yang dilaksanakan bersama dengan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU Kabupaten Magelang.

Dalam rangkaian acara yang dilaksanakan selama satu hari ini, PNM turut hadir di tengah masyarakat Magelang dalam rangka melakukan promosi sekaligus dalam rangka memperkenalkan secara mendalam mengenai PNM dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang merupakan agen utama pelayanan pengusaha UMKM di daerah. PNM pun turut mengajak contoh sukses PNM di Magelang dengan memperkenalkan beberapa nasabah unggulannya untuk hadir dalam acara Jalan Sehat ini.

Arief Mulyadi, Executive Vice President PNMmenjelaskan tulang punggung ekonomi nasional adalah merupakan pengusaha mikro dan kecil, untuk itu PNM hadir sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang secara khusus membantu pengembangan UMKM. Selain melakukan bisnis pembiayaan. “Keunggulan dan keunikan PNM dibanding lembaga keuangan lainnya adalah dengan mengkombinasikan bisnis pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha”, tambah Arief.

“Betapa penting peran UMKM dalam memperkokoh sistem perekonomian nasional, baik sebagai penyedia lapangan kerja, sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, serta penyedia berbagai kebutuhan masyarakat secara mudah dan murah. Karena itu, sudah seharusnya para pelaku UMKM ini mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, BUMN dan masyarakat pada umumnya,” kata Arief.

Untuk pembiayaan bagi UMKM, perseroan memfokuskan melalui ULaMM yang melayani pinjaman bagi pelaku usaha mikro. Dengan skema pembayaran yang fleksibel, ULaMM diharapkan menjadi lembaga pembiayaan langsung bagi UMKM yang selama ini belum tersentuh oleh lembaga pembiayaan lainnya. “Kami akan terus berupaya menyediakan pembiayaan bagi para pelaku UMKM yang selama ini masih banyak yang belum mendapatkan akses pembiayaan,” ungkap Arief.

Selain melakukan pembiayaan, PNM juga aktif melakukan pembinaan, antara lain berupa pelatihan dan pendampingan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Aktivitas pembinaan ini merupakan upaya PNM untuk melakukan perkuatan kepada pelaku UMKM dengan memberikan modal intelektual, berupa pengetahuan, ketrampilan, dan akses ke sumber daya, tanpa dikenakan biaya apapun.

Malahan selain melakukan pelatihan kepada para nasabah secara reguler, PNM juga aktif membina UMKM secara kluster. Pola pembinaan berbasis kluster ini merupakan pola pembinaan secara terpadu mulai dari tahap assesment awal guna mengetahui berbagai kebutuhan para anggota kluster, dilanjutkan dengan serangkain pelatihan menyangkut perkuatan kelompok, manajemen usaha, manajemen keuangan, kewirausahaan, desain produk, pemasaran, teknologi pengemasan, sertifikasi, dan lain-lain.

Saat ini, PNM memiliki jaringan sebanyak 715 kantor pelayanan yang melayani para pelaku UMK di 2.931 kecamatan di 27 provinsi di Indonesia. PNM juga melakukan jasa pelatihan usaha atau capacity building kepada para pelaku UMK melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) sepanjang 2015 (Januari- Agustus) telah berhasil melaksanakan total pelatihan bagi UMK sebanyak 58 kali pelatihan yang melibatkan 5.885 pelaku Usaha Mikro dan Kecil nasabah ULaMM PNM.


Download PNMagz