Publikasi

PNM Solo Dorong Motivasi Kerja Pelaku UMK

05 December 2015 843 views


Solo, 5 Desember 2015,Lembaga keuangan non-bank milik negara yang dikhususkan bagi pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMK), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau yang lebih dikenal sebagai PNM memiliki komitmen penuh untuk terus membantu peningkatan kerja pelaku UMK. Salah satu kegiatan PNM untuk mewujudkan komitmen tersebut adalah dengan mendorong motivasi etos kerja secara langsung kepada mitra binaan PNM dalam acara pelatihan dengan tema “Motivasi Etos Kerja Berbasis Spiritual Dalam Menghadapi Persaingan Usaha Tahun 2016”.

Pelaksanaan acara yang merupakan program Divisi Jasa Manajemen  & LKMS dan Divisi Program Kemitraan & Afiliasi PNM ini dihadiri sebanyak 355 peserta yang merupakan mitra binaan PNM, Koperasi, BMT, KJKS, LKM/S dan umum berasal dari berbagai kabupaten di Solo. Dengan diselenggarakan acara ini menjadi sebuah bentuk kepedulian PNM Cabang Solo atas kelangsungan kompetensi dan kapasitas pelaku UMK yang perlu diberi dukungan motivasi agar dapat bersaing di era MEA tahun 2016.

Pemimpin Cabang Solo, Haryono menambahkan pelatihan ini dibutuhkan mengingat dalam sebuah organisasi atau perusahaan, potensi dalam setiap individu yang masih terpendam dapat digali lebih dalam melalui motivasi dengan basis spiritual. “Harapannya seluruh peserta dapat mengaplikasikan yang didapat dalam pelatihan dalam kegiatan berusahanya sehari-hari. Sifat dapat berpikir kreatif, inovatif, maju dan berkembang yang diajarkan pada pelatihan akan sangat bermanfaat dalam peningkatan usaha para pelaku UMK”, ujar Haryono.

Dalam menghadapi era MEA tahun 2016 dengan persaingan yang cukup ketat memang diperlukan sumber daya manusia yang tangguh dan memiliki etos kerja yang baik. PNM sebagai lembaga keuangan yang memberikan perhatian kepada perkembangan UMK di Indonesia  menjadikan pelatihan ini sebagai pembelajaran untuk nasabah binaan PNM. “Pelaku UMK di daerah Solo diharapkan dapat bersaing dengan baik di tahun depan, kami pun mengajak peserta yang tersebar di 6 kabupaten antara Solo, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten dan Boyolali,” tambah Haryono. 

            Arief Mulyadi selaku Executive Vice President I PT PNM (Persero) mengatakan, pendampingan usaha atau capacity building merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan serta menjadi keunggulan PNM dibanding dengan lembaga atau perusahaan lain yang bergerak di industri pembiayaan mikro. PNM telah banyak memberikan pelatihan – pelatihan serupa sesuai dengan amanah yang diembankan kepada PNM untuk fokus pada pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), selain memberikan pembiayaan untuk pengusaha UMK, PNM turut memberikan pelatihan dan dorongan motivasi dalam meningkatkan usaha.

Sebagai catatan tambahan, Haryono menyampaikan kinerja pembiayaan cabang Solo. Dari awal tahun hingga akhir November 2015 cabang Solo berhasil mencatatkan total penyaluran sebesar Rp 126.8 miliar, dengan pencapaian outstanding pembiayaan pada November 2015 sebesar Rp 145.9 miliar yang telah diterima manfaatnya untuk 2.452 pelaku UMK.

***

 

Tentang PNM

 

PT.Permodalan Nasional Madani (Persero), sebuah Lembaga Keuangan Khusus yang sahamnya 100% milik Pemerintah. Tugas utama PNM adalah memberikan solusi pembiayaan pada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) dengan kemampuan yang ada berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar.

 

Dengan dukungan Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, PNM dikelola dengan prinsip-prinsip profesionalisme, transparansi, dan good corporate governance siap melangkah memasuki era Indonesia Baru, menuju masyarakat Madani yang dicita-citakan.


Download PNMagz