Publikasi

PNM Memulai Proses Otomasi untuk Layani Nasabah ULaMM

26 May 2017 762 views

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sedang dalam sistem otomasi dalam meningkatkan layanan untuk nasabah ULaMM. Strategi ini disampaikan oleh Parman Nataatmadja, Direktur Utama PNM, bahwa sistem otomasi tersebut adalah teknologi informasi yang mampu mempercepat proses pendataan nasabah hingga pada proses pencairan dana dalam pembiayaan nasabah.

 

Strategi ini merupakan topik pembahasan hangat dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2017 di Hotel Santika, Jakarta yang berlangsung pada 16-19 Mei 2017. Rakernas ini dihadiri seluruh pemimpin cabang PNM, kepala bisnis, kepala remedial, dan kepala operasi dari 63 kepala kantor cabang PNM di seluruh Indonesia. Dalam acara ini hadir pula narasumber ahli bidang pembiayaan UMKMK yaitu Ardi Sutedja K, selaku Chairman dan Founder Indonesia Cyber Security Form (ICSF).

 

Parman Nataatmadja menyatakan bahwa Rakernas PNM 2017 juga membahas beragam strategi baru yang bertujuan untuk meningkatkan layanan kepada nasabah PNM dalam program Unit Layanan Usaha Mikro (ULaMM) – program yang melayani Unit Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) - dimana program ini disertai pendampingan dan pembimbingan usaha. Dalam proses penerapan sistem otomasi ini, Parman Nataatmadja menjelaskan sebelumnya proses pendataan dilakukan secara manual melalui komputer kantor. Namun dengan sistem otomasi ini, petugas ULaMM dapat langsung membuat pendataan di lokasi nasabah berada.

 

Strategi lain yang dibahas dalam Rakernas kali ini adalah cara mencapai target nasabah ULaMM, mengingat permintaan akan pembiayaan UMKMK sangat tinggi. Selain itu di tegaskan bahwa lembaga pembiayaan milik negara menjadi ujung tombak ekonomi kerakyatan. PNM berkomitmen untuk memberikan layanan seluasnya kepada pengusaha UMKMK. Program ULaMM ini didukung oleh layanan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang memberi pendampingan dan pembimbingan usaha kepada Nasabah PNM. Lembaga ini fokus kepada dua kegiatan yaitu pelatihan nasabah dan klasterisasi terhadap kesamaan produk dan kedekatan geografis.

 

Hingga Januari 2017, PNM berakumulasi menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 19,4 trilliun melalui program ULaMM yang melayani usaha mikro, kecil dengan memberikan pembiayaan yang disertai Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dimana program ini membedakan PNM dengan lembaga keuangan atau pembiayaan modal sejenis.


___

Sumber

Download PNMagz