Publikasi

Meningkatkan Nasionalisme Para Nasabah

06 June 2017 488 views

Saat ini PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sedang mempererat nasionalisme pada nasabah program layanan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Menurut Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja menyatakan bahwa rasa nasionalisme harus ditingkatkan kembali, khususnya dalam menjalankan program Mekaar agar para nasabah, terutama para Ibu wajib berusaha dan tetap menjaga usaha, kerukunan, dan tidak membedakan suku, ras, dan agama serta membacakan Pancasila kepada salah satu media. Hal ini diutarakan Parman dalam acara Forum Diskusi Kebangkitan Bangsa Mempererat Persatuan di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Rabu (24/5).


Hal ini dilakukan PNM untuk menekankan kepada nasabah untuk menjaga persatuan dan kerukunan antar sesama golongan berdasarkan Pancasila. Dalam menjaga persatuan harus meningkatkan rasa nasionalisme Indonesia. Salah satu caranya dengan memberikan modal tanpa angunan denga syarat, para nasabah Mekaar wajib membaca Pancasila dalam setiap kegiatan kelompok Mekaar. Hal ini dilakukan karena Pancasila merupakan pemersatu bangsa. Dalam menjaga persatuan hingga mencipta kerukunan dan kesejahteraan sosial bahkan menggunakan bahasa yang paling bawah agar mendidik rasa nasionalisme sehingga menjadi bersatu.


Dalam hal ini, perbankan tidak selalu dapat menyentuh kalangan terkecil dimana mereka dapat memakai langsung modal dari bank. Oleh karena itu PNM sedang membina daerah-daerah miskin dengan target agar mereka bisa mulai usaha untuk mensejahterakan. PNM telah memulai dua tahun lalu membina ibu-ibu miskin, hal ini dikarenakan dalam daerah mereka para Ibu menjadi tulang punggung keluarga. Harapannya apabila sudah sejahtera maka PNM ingin terus mendorong mindset mereka agar berpikir lebih maju lagi. 


Oleh karena itu, PNM sedang membina daerah-daerah miskin dengan targetan agar mereka bisa mulai usaha yang dapat mensejahterakan. Mulai dua tahun lalu, lembaga PNM telah membina ibu-ibu miskin, hal ini dikarenakan ibu-ibu adalah piramid atau tulang punggung keluarga mereka sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Lalu untuk ke depan, PNM ingin mendorong pola pikir masyarakat untuk lebih maju. Sebab, jika lembaga PNM dapat mengimplementasi dan mengubah paradigma para nasabah, ada harapan untuk mendorong mereka meningkatkan usahanya lebih besar.


Di saat yang sama, PNM sedang menargetkan untuk memiliki dua juta nasabah program layanan Membina Ekonomi Keluarga sejahtera di 2017. Walaupun nasabah PNM Mekaar baru mencapai 792.221 nasabah, PNM merasa yakin akanmencapai dua juta nasabah. Dalam melakukan percepatannya yang akan dimulai bulan Juli, PNM sedang mempersiapkan seperti pembukaan kantor dan pembinaan para pendamping.


Parman memaparkan bahwa sampai saat ini terdapat 832 kantor cabang Mekaar yang aktif dari Aceh hingga Papua. Di bagian Indonesia bagian barat sudah terdapat 750 kantor cabang dan bagian Indonesia bagian timur terdapat 82 kantor cabang yang aktif. Tentu saja angka kantor cabang tersebut akan terus bertambah dalam proses menunggu 165 kantor cabang yang menunggu persyaratan serta mempersiapkan karyawan untuk menjalankan kantor.

__


Sumber

Gambar

Download PNMagz