Cara Mendapatkan Modal Usaha Mikro & Tips Mengajukan

Usaha kecilmu butuh suntikan dana untuk beli stok atau tambah peralatan? Modal usaha mikro bisa jadi jawabannya. Tapi sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya kamu paham dulu apa itu modal usaha mikro, fungsinya, dan cara mengajukannya dengan aman. Biar dana yang kamu dapat benar-benar mendorong usaha, bukan malah membebani.
Yang Perlu Kamu Tahu
- Modal usaha mikro adalah dana untuk menjalankan usaha skala kecil, dari beli bahan sampai biaya operasional.
- Menurut PP No. 7 Tahun 2021, usaha mikro punya modal maksimal Rp1 miliar (di luar tanah dan bangunan) dan penjualan tahunan maksimal Rp2 miliar.
- Selalu pinjam di lembaga resmi berizin OJK. PNM tidak melayani pinjaman online.
Apa Itu Modal Usaha Mikro?
Modal usaha mikro adalah dana yang digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha skala kecil. Dana ini dipakai untuk berbagai kebutuhan, seperti membeli bahan, menambah perlengkapan, dan menutup biaya operasional agar usaha terus berjalan. Bisa juga untuk mendukung pemasaran dan promosi supaya usahamu makin dikenal.
Usaha mikro biasanya dijalankan perorangan atau keluarga dengan jumlah pekerja tidak banyak, dan sering dimulai dari modal terbatas, misalnya tabungan sendiri. Contohnya mudah ditemui di sekitar kita: warung makan kecil, toko kelontong, tukang cukur, dan usaha jahit.
Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM yang diperbarui dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, kriteria usaha mikro adalah modal usaha paling banyak Rp1 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) dan penjualan setahun paling banyak Rp2 miliar.
Apa Fungsi Modal Usaha Mikro?
Modal bukan sekadar tambahan uang. Fungsinya banyak untuk keberlangsungan usahamu:
- Membantu usaha tetap berjalan. Untuk membeli bahan baku, menambah stok, atau menutup biaya operasional, sehingga kegiatan usaha lebih lancar tanpa khawatir kekurangan dana.
- Menambah jumlah produksi. Kamu bisa membeli bahan dalam jumlah lebih besar atau menambah stok barang yang paling laris, sehingga peluang untung ikut naik.
- Membantu mengembangkan usaha. Bisa dipakai menambah variasi produk, memperbesar kapasitas produksi, atau memperluas tempat usaha.
- Meningkatkan kualitas produk. Dengan modal tambahan, kamu bisa membeli bahan yang lebih baik atau mengganti peralatan lama agar hasilnya lebih maksimal.
Apa Saja Tips Mengajukan Pinjaman Modal Usaha Mikro?
Sebelum mengajukan, ada lima hal yang sebaiknya kamu perhatikan agar keputusanmu tepat.
1. Cek keuangan usaha. Pastikan dulu usahamu memang butuh tambahan modal, lalu tentukan tujuannya, misalnya beli stok atau tambah peralatan. Hitung juga kebutuhan modal secara rinci agar kamu tidak mengajukan terlalu besar atau terlalu kecil.
2. Ambil pinjaman di lembaga resmi. Pilih lembaga keuangan yang resmi dan tepercaya. Salah satu contohnya PT Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan milik negara yang fokus membantu pelaku usaha mikro dan kecil. Seluruh layanan pembiayaan PNM sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perlu diingat, di PNM pengajuan dilakukan langsung lewat kantor unit, tidak ada pengajuan online. Waspadai pihak yang mengatasnamakan PNM lewat pesan pribadi atau aplikasi.
3. Pilih pinjaman sesuai kebutuhan. Setiap usaha punya kebutuhan modal berbeda. Salah satu opsi adalah PNM ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) untuk usaha mikro dan kecil yang sudah berjalan. Lewat program ini, kamu bisa memperoleh pinjaman mulai Rp20 juta sampai Rp200 juta, dengan jangka waktu cicilan sekitar 36 sampai 60 bulan, tergantung jumlah pinjaman. Ada juga ULaMM Syariah dengan akad murabahah sesuai fatwa DSN-MUI, tanpa sistem bunga.
4. Sesuaikan jumlah dengan kemampuan. Perhatikan penghasilan usahamu tiap bulan. Pastikan uang dari usaha masih cukup untuk membayar cicilan tanpa mengganggu kebutuhan usaha sehari-hari.
5. Pelajari informasi seputar pinjaman. Sebelum mengajukan, pahami besaran pinjaman yang tersedia, jangka waktu cicilan, biaya administrasi, persyaratan pengajuan, dan ketentuan agunan. Memahami ini penting agar kamu tidak kesulitan di kemudian hari.
FAQ Seputar Modal Usaha Mikro
Apa itu modal usaha mikro?
Modal usaha mikro adalah dana untuk menjalankan usaha skala kecil, mulai dari membeli bahan, menambah perlengkapan, hingga menutup biaya operasional dan promosi.
Berapa kriteria usaha mikro menurut aturan?
Menurut PP No. 7 Tahun 2021, usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp1 miliar (di luar tanah dan bangunan) dan penjualan tahunan paling banyak Rp2 miliar.
Berapa plafon pinjaman PNM ULaMM?
PNM ULaMM menyediakan pinjaman mulai Rp20 juta sampai Rp200 juta, dengan tenor cicilan sekitar 36 sampai 60 bulan, disesuaikan dengan jumlah pinjaman.
Apakah PNM melayani pinjaman online?
Tidak. Pengajuan pinjaman PNM dilakukan langsung di kantor unit. Waspadai penipuan yang menawarkan pinjaman PNM lewat aplikasi atau pesan pribadi.
Pilih Modal yang Tepat, Kembangkan Usahamu
Dengan modal usaha mikro yang tepat, usaha kecilmu bisa berjalan lebih stabil sekaligus membuka peluang berkembang. Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah PNM ULaMM, yang tidak hanya menyediakan modal cukup besar, tapi juga pendampingan usaha.
Kalau kamu ingin membandingkan dengan opsi lain, cek juga KUR untuk UMKM atau langkah lengkap cara mendapatkan pinjaman modal usaha UMKM di PNM. Untuk info resmi, datangi kantor unit PNM terdekat atau hubungi 1500-654.
Referensi:
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, peraturan.go.id (diakses 14 September 2026)
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ojk.go.id (diakses 14 September 2026)
- PNM ULaMM (plafon dan tenor), PT Permodalan Nasional Madani, pnm.co.id (diakses 14 September 2026)






