Environmental, Social, and Governance (ESG)

PNM terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui strategi dekarbonisasi, pembiayaan bertanggung jawab, dan penguatan budaya peduli lingkungan. Upaya ini diwujudkan melalui penggunaan kendaraan listrik operasional, kebijakan climate resilience, serta penerapan investasi berkelanjutan sesuai prinsip kebijakan perusahaan. Dari sisi emisi, tercatat Scope 1 sebesar 94.941 KgCO₂e, Scope 2 sebesar 2.860.929 KgCO₂e, dan Scope 3 sebesar 510.080 KgCO₂e pada 2024. Digitalisasi proses pembiayaan melalui aplikasi MekaarDigi juga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan penggunaan kertas, setara ribuan batang pohon akasia setiap tahunnya. Seluruh langkah ini diperkuat dengan pembiasaan budaya hemat air, hemat listrik, pengelolaan bank sampah, dan penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.


PNM memperkuat tata kelola perusahaan melalui kebijakan dan strategi keberlanjutan yang berlandaskan prinsip inklusif untuk memperluas akses, mendorong kemajuan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan perlindungan lingkungan. Penguatan ESG Governance dijalankan melalui pengaturan komite dan fungsi operasional, termasuk pengelolaan keamanan siber, manajemen data, serta manajemen risiko yang terstruktur. Sistem manajemen yang diterapkan mencakup sertifikasi ISO 27001:2022 untuk keamanan informasi, penerapan sistem anti penyuapan, pedoman SMAP, SMK3, serta program APU PPT sebagai bagian dari pengendalian risiko dan kepatuhan. PNM juga menyediakan mekanisme Whistle Blowing System sebagai sarana pelaporan, sekaligus mencatat capaian Governance Rating dengan Corporate Governance Perception Index sebesar 85,55, yang mencerminkan komitmen perusahaan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan praktik tata kelola yang berkelanjutan.

RAKB 2024 - Penguatan Fondasi Keberlanjutan

Pada tahun 2024, PT PNM menetapkan delapan program strategis dalam RAKB sebagai fondasi penguatan implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis. Program tersebut mencakup penyusunan kebijakan dan pedoman keberlanjutan, pembentukan komite serta fungsi khusus yang mengawal tata kelola ESG, serta digitalisasi layanan nasabah untuk meningkatkan efisiensi dan inklusi keuangan. PNM juga mulai mempromosikan penggunaan kendaraan listrik bagi Account Officer (A0) sebagai langkah pengurangan emisi karbon, disertai penguatan literasi keuangan bagi nasabah untuk mendukung pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. Dari sisi internal, perusahaan mengembangkan kapasitas karyawan melalui pendidikan dan pelatihan keuangan berkelanjutan. Selain itu, PNM menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang selaras dengan SDGs dan melakukan transformasi produk pembiayaan mikro berbasis komunitas untuk memperkuat model pemberdayaan kelompok, terutama bagi perempuan prasejahtera. Seluruh program ini dirancang untuk mendorong terciptanya ekosistem pembiayaan yang inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan

RAKB 2025 - Penguatan Implementasi Strategi Keberlanjutan

Pada tahun 2025, PT PNM memfokuskan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan pada implementasi strategi keberlanjutan melalui sembilan program prioritas. Program tersebut mencakup pemetaan nasabah Mekaar untuk memahami profil dan potensi pemberdayaan berkelanjutan, identifikasi risiko ESG dan iklim untuk memperkuat ketahanan perusahaan, serta transformasi lanjutan produk pembiayaan mikro berbasis komunitas melalui Piloting Madani Tumbuh Fase 2. PNM juga meningkatkan produktivitas Account Officer melalui pelatihan intensif dan optimasi outstanding, disertai penyusunan framework dan roadmap keberlanjutan yang menjadi acuan strategis jangka panjang serta mulai melakukan perhitungan emisi cakupan 1 dan 2 untuk seluruh lokasi operasional. Selain itu, PNM juga berkomitmen melanjutkan program-program berkelanjutan yang telah diimplementasikan sejak tahun sebelumnya dengan capaian yang semakin ditingkatkan, antara lain perluasan literasi keuangan yang menargetkan minimal 850.000 nasabah, pengembangan kompetensi karyawan melalui pelatihan keuangan berkelanjutan yang mencakup 14 Divisi bersangkutan, serta pelaksanaan TJSL yang berkontribusi terhadap pencapaian SDGs dan diukur melalui metode Social Return on Investment (SROI) untuk memastikan dampak yang terukur dan berkelanjutan.

RAKB 2026 - Pendalaman Dampak Keberlanjutan

Dalam RAKB 2026, PT Permodalan Nasional Madani memfokuskan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan pada penguatan instrumen berkelanjutan, peningkatan kapabilitas internal, serta pendalaman dampak sosial dan lingkungan melalui delapan program prioritas. Program ini mencakup framework keuangan berkelanjutan sebagai landasan penerbitan orange bond, penyusunan impact report sebagai bagian dari penerbitan obligasi orange tahap berikutnya, serta pengembangan produk berbasis keberlanjutan untuk mendukung perluasan core bisnis PT PNM. Tidak hanya itu, dalam aspek lingkungan, PNM melakukan identifikasi risiko iklim serta inventarisasi emisi cakupan 1, 2, dan 3 khusus perjalanan dinas guna memperkuat kesiapan perusahaan terhadap risiko fisik maupun transisi. Program literasi keuangan juga diperluas untuk menjangkau minimal 1,5 juta nasabah, disertai peningkatan kompetensi internal melalui pelatihan keuangan berkelanjutan bagi AO serta penguatan pemahaman 60% karyawan di berbagai fungsi strategis. PNM turut melaksanakan program TJSL yang berkontribusi pada pencapaian SDGs, disertai pengukuran dampak melalui metode SROI, di mana salah satu inisiatifnya merupakan program Creating Shared Value (CSV).

GOAL
Menjadi lembaga keuangan terkemuka melalui pelayanan, pemberdayaan dan penciptaan nilai tambah bagi pengusaha ultra mikro, mikro dan kecil secara berkelanjutan. Visi ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi perekonomian dan masyarakat dan menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, di mana pengusaha tidak hanya mendapatkan akses ke pembiayaan, tetapi juga dukungan berupa pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas.
Meningkatkan akses layanan pembiayaan yang inklusif
- Manajemen lingkungan yang bertanggung jawab.
- Penerapan Circular Economy.
- Strategi adaptasi dan mitigasi terhadap risiko perubahan iklim.
Mendorong penciptaan nilai tambah melalui inovasi keuangan berkelanjutan
- Menjunjung tinggi Human Rights.
Mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam proses bisnis
- Memperkuat tata kelola, Manajemen Risiko , dan kepatuhan.
Kebijakan Keuangan Keberlanjutan
Komitmen Hak Asasi Manusia (HAM)
Kebijakan Tempat Kerja yang Saling Menghormati
Petunjuk Pelaksanaan lokasi alternatif pada kondisi darurat bencana
Pedoman Deklarasi Bencana
Dokumen ini berisi mekanisme deklarasi bencana yang mencangkup indikator penetapan status bencana, skenario kewenangan, ketentuan, dan alur deklarasi bencana.
Kebijakan kejadian bencana jaringan kantor PT PNM
Dokumen ini menjelaskan mengenai prioritas tindakan PNM terhadap kejadian bencana yang terjadi di wilayah kerja PNM yaitu keselamatan karyawan dan keluarganya.
Code of Conduct
PNM Mengatur pembentukan kesesuaian tingkah laku insan PNM dengan nilai budayaPNM melalui SK-042/PNM-DIR/VI/25 Tentang Pedoman Perilaku (Code of Conduct)
Board Manual
PNM Mengatur tentang Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang, Struktur, Pengangkatan, Pemberhentian, Pengunduran Diri, Rangkap Jabatan, Masa Jabatan, Kewajiban dan HAK Direksi melalui Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
Identifikasi Risiko dan Peluang Iklim
Dokumen ini fokus pada bencana alam yang diperkirakan akan semakin meningkat seiring perubahan iklim menunjukan komitmen PNM untuk menjaga kelangsungan operasional perusahaan dan melindungi aset serta karyawan dari dampak perubahan iklim.
PNM membentuk Komite TJSL yang membidangi ESG sebagai bagian dari penguatan tata kelola keberlanjutan, sebagaimana diatur dalam SK-085/PNM-DIR/X/25 tentang susunan keanggotaan Komite TJSL bidang ESG.





