10 June 2026

Cara Kerja Pinjaman Kelompok di PNM dan Syarat Pengajuannya

Cara Kerja Pinjaman Kelompok di PNM dan Syarat Pengajuannya

Tidak semua program pembiayaan usaha diberikan secara individu. Pada beberapa program modal usaha dari pemerintah, terdapat skema pembiayaan yang dilakukan secara berkelompok, seperti yang diterapkan dalam program PNM Mekaar.

Meski cukup banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha ultra mikro, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara kerja pinjaman kelompok. Agar tidak salah memahami mekanismenya, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Bagaimana Cara Kerja Pinjaman Kelompok di PNM?

Secara umum, cara kerja pinjaman kelompok di PNM Mekaar dilakukan melalui mekanisme pembiayaan yang diberikan kepada anggota kelompok yang telah memenuhi persyaratan tertentu.

Sebelum mengajukan pembiayaan, calon nasabah perlu membentuk kelompok yang terdiri atas minimal 10 orang. Seluruh anggota kelompok harus merupakan perempuan, berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia antara 18 hingga 63 tahun, serta memiliki atau menjalankan usaha ultra mikro.

Selain membentuk kelompok, calon nasabah juga harus memenuhi persyaratan dokumen yang telah ditentukan. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP dan Kartu Keluarga (KK). Jika calon nasabah berstatus menikah, pengajuan pembiayaan juga perlu mendapatkan izin dari suami.

Tidak hanya itu, setiap anggota juga wajib mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam program PNM Mekaar karena digunakan sebagai sarana pendampingan, pembayaran angsuran, penyampaian informasi, serta penguatan komitmen antaranggota kelompok.

Melalui sistem tersebut, nasabah tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan pendampingan yang dapat membantu pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Baca juga:17 Ide Usaha di Kampung Beserta Tips Memulai Usahanya

Berapa Jumlah Uang Pinjaman Kelompok PNM yang Diberikan?

PNM Mekaar menyediakan pembiayaan dengan nominal mulai dari Rp2 juta hingga Rp15 juta.

Besaran pembiayaan yang diterima setiap nasabah dapat berbeda-beda karena disesuaikan dengan kebutuhan usaha, hasil penilaian yang dilakukan oleh pihak PNM, serta jangka waktu pembiayaan yang dipilih.

Dengan demikian, jumlah dana yang diberikan akan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan usaha masing-masing nasabah.

Apakah Pinjaman Kelompok PNM Sudah Sesuai Syariah Islam?

PNM Mekaar menyediakan dua pilihan layanan pembiayaan, yaitu PNM Mekaar Konvensional dan PNM Mekaar Syariah.

Pada layanan konvensional, pembiayaan menggunakan sistem bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, PNM Mekaar Syariah menerapkan prinsip syariah yang mengacu pada ketentuan Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Dalam pembiayaan syariah, tidak terdapat mekanisme bunga. Sebagai gantinya, hubungan antara nasabah dan lembaga pembiayaan menggunakan akad atau kesepakatan yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Beberapa akad yang digunakan dalam program PNM Mekaar Syariah antara lain sebagai berikut.

1. Akad Wakalah

Akad wakalah merupakan akad pemberian kuasa dari PNM kepada nasabah untuk membeli kebutuhan usaha tertentu menggunakan dana pembiayaan yang telah diberikan.

2. Akad Murabahah

Pada akad murabahah, PNM terlebih dahulu membeli barang yang dibutuhkan oleh nasabah. Setelah itu, barang tersebut dijual kembali kepada nasabah dengan harga yang telah disepakati sejak awal akad.

3. Akad Wadiah

Akad wadiah merupakan mekanisme penitipan dana. Dalam akad ini, dana yang dititipkan akan dijaga oleh pihak PNM dan dapat digunakan atau diambil kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah Pinjaman Kelompok dari PNM Aman?

Sebelum mengajukan pembiayaan, penting untuk memastikan bahwa lembaga yang dipilih memiliki legalitas yang jelas dan beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

PNM merupakan lembaga jasa keuangan yang berada di bawah naungan pemerintah melalui Danantara dan telah mengantongi izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Oleh karena itu, seluruh kegiatan pembiayaan yang dijalankan oleh PNM berada dalam pengawasan serta mengikuti regulasi yang berlaku di Indonesia.

Baca juga: Ini 10 Cara Memulai Usaha dari Nol yang Perlu Kamu Tahu

Apakah Pinjaman Kelompok PNM Dapat Diajukan Secara Online?

Tidak. Saat ini PNM tidak menyediakan layanan pinjaman online.

Seluruh proses pengajuan pembiayaan PNM Mekaar harus dilakukan secara langsung melalui kantor cabang atau unit layanan PNM terdekat. 

Proses ini dilakukan agar verifikasi data, pembentukan kelompok, serta pendampingan kepada calon nasabah dapat berjalan sesuai prosedur.

Karena itu, apabila kamu menemukan pihak yang mengatasnamakan PNM dan menawarkan layanan pinjaman online, sebaiknya segera melakukan konfirmasi atau melaporkannya melalui layanan pelanggan PNM di nomor 1500-654.

Tips dalam Mengajukan Pinjaman Kelompok

Agar proses pengajuan pembiayaan berjalan lebih optimal, terdapat beberapa hal yang dapat kamu perhatikan sebelum bergabung dalam kelompok pinjaman.

1. Bentuk Kelompok dengan Anggota yang Memiliki Usaha Produktif

Pilih anggota kelompok yang sama-sama memiliki usaha aktif dan tujuan pengembangan usaha yang jelas. Kesamaan komitmen dapat membantu menjaga keberlangsungan kelompok selama masa pembiayaan berlangsung.

2. Susun Rencana Keuangan Usaha dengan Baik

Sebelum mengajukan pembiayaan, tentukan terlebih dahulu kebutuhan modal yang diperlukan, rencana penggunaannya, jangka waktu pembiayaan, serta strategi pembayaran angsuran. 

Perencanaan yang matang dapat membantu usaha berkembang sekaligus menjaga kelancaran kewajiban pembayaran.

3. Manfaatkan Program Pendampingan yang Tersedia

Apabila lembaga pembiayaan menyediakan program pelatihan atau pendampingan usaha, seperti PNM, manfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Selain menambah wawasan bisnis, kegiatan pendampingan juga dapat menjadi sarana untuk memperluas jaringan dan bertukar pengalaman dengan sesama pengusaha.

Demikian penjelasan tentang cara kerja pinjaman kelompok yang perlu kamu ketahui sebelum mengajukan pembiayaan usaha.

Melalui sistem kelompok, pelaku usaha ultra mikro tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan pendampingan dan pengembangan kapasitas usaha. 

Dalam hal ini, PNM Mekaar menjadi salah satu solusi pembiayaan yang dirancang untuk membantu perempuan pengusaha ultra mikro memperoleh dukungan modal sekaligus pembinaan usaha.

Apabila kamu ingin mengetahui informasi terkini mengenai pinjaman, program pemberdayaan, atau layanan lainnya dari PNM, jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan di 1500-654. Sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati, tim PNM siap membantu memberikan informasi dan pendampingan yang dibutuhkan. 

Kamu juga dapat mengunjungi website resmi maupun media sosial resmi PNM untuk mendapatkan informasi terbaru.

Yuk, ajak sesama pengusaha perempuan di lingkungan sekitarmu untuk membentuk kelompok dan membuka peluang mendapatkan pembiayaan dan pelatihan usaha melalui program PNM Mekaar!

Baca juga: Cara Mengelola Modal Pinjaman Usaha Mikro dengan Bijak