04 May 2026

Simak 5 Contoh CSR Perusahaan yang Diterapkan PNM

Simak 5 Contoh CSR Perusahaan yang Diterapkan PNM

Ketika membahas contoh CSR perusahaan, banyak orang masih mengaitkannya dengan kegiatan sosial yang sifatnya sesaat. Padahal, saat ini CSR sudah berkembang menjadi program yang dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Salah satu contohnya bisa dilihat dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Sebagai lembaga keuangan milik pemerintah yang fokus pada pembiayaan usaha mikro dan ultra mikro, PNM tidak hanya berperan dalam akses permodalan, tetapi juga menghadirkan berbagai program sosial yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, CSR yang dijalankan tidak hanya membantu, tetapi juga mendorong masyarakat untuk berkembang. Lalu, apa saja program CSR perusahaan Indonesia yang diterapkan di PNM? Simak penjelasannya berikut ini.

Contoh CSR Perusahaan PNM

Program CSR yang dilaksanakan PNM ini, lebih berfokus pada pemberdayaan yang bertujuan agar masyarakat bisa berkembang secara mandiri. Berikut beberapa contoh program CSR di PNM:

1. Kampung Madani

Program Kampung Madani jadi salah satu contoh nyata bagaimana CSR bisa mengubah masalah jadi peluang. Di Desa Cibodas, Bandung, yang awalnya kotoran ternak dianggap limbah yang mengganggu, justru diolah jadi sesuatu yang bernilai.

Lewat program ini, warga dilatih mengolah kotoran sapi menjadi biogas dan pupuk kompos. Hasilnya nggak cuma mengurangi pencemaran, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan dijual.

Dampak dari kegiatan ini pun terasa langsung bagi warga sekitar. Ada warga yang sebelumnya harus beli gas, sekarang bisa masak dari biogas sendiri. Bahkan, ada tambahan penghasilan dari penjualan pupuk. Program ini juga mendorong munculnya produk baru seperti vermikompos dari kelompok tani.

Kampung Madani sendiri bukan cuma soal lingkungan, tapi juga mencakup pengembangan ekonomi, pendidikan, dan sosial dalam satu ekosistem desa binaan.

2. Ruang Pintar

Kalau Kampung Madani fokus ke lingkungan dan ekonomi, Ruang Pintar menyasar pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Program ini menghadirkan ruang belajar dengan konsep yang lebih santai dan menyenangkan. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tapi juga diajak eksplorasi dengan metode interaktif dan dukungan teknologi digital.

Hingga saat ini, program ini sudah hadir di ratusan titik di Indonesia dan menjangkau ribuan anak. Tujuannya jelas, yaitu membuka akses pendidikan yang lebih layak dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dengan pendekatan ini, anak-anak bukan hanya belajar, tapi juga lebih percaya diri untuk mengenali potensi dirinya sejak dini.

Baca juga: Peran PNM dalam Pembangunan Ekonomi Inklusif untuk UMKM  

3. Warung Sikumbang (Warung Bersih, Kumpulkan dan Timbang)

Program Warung Sikumbang merupakan inisiatif PNM dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, sekaligus sejalan dengan target pemerintah menuju zero waste 2050. 

Program ini dijalankan di kawasan Taman Kuningan Mulia (TKM), yaitu area pujasera UMKM yang berada di sekitar Kantor Pusat PNM.

Dalam pelaksanaannya, PNM tidak berjalan sendiri. Program ini dilakukan lewat kolaborasi dengan NGO yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan. 

Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dan pendampingan rutin kepada 50 pemilik warung yang dilakukan setiap minggu.

Tujuan utamanya adalah membangun kebiasaan konsisten dalam memilah sampah organik dan anorganik dari aktivitas usaha sehari-hari. Untuk mendukung itu, PNM juga menyediakan 33 set tempat sampah terpisah di area tersebut.

Bukan hanya itu, sepanjang program berjalan, para pelaku usaha juga diajak ikut berbagai aktivitas tambahan seperti clean up, pembuatan lubang biopori percontohan, hingga workshop eco-enzyme dan biopori. Jadi, edukasinya tidak berhenti pada teori, tapi langsung dipraktikkan.

Dari sisi hasil, program ini sudah menunjukkan dampak yang cukup konkret. Pada fase awal (Juli–November 2022), tercatat 34 pemilik warung aktif, dengan sekitar 70,6% di antaranya konsisten melakukan pemilahan dan penimbangan sampah. 

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 289,3 kg sampah anorganik berhasil dipilah, yang juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Selain berdampak pada lingkungan, program ini juga membuka peluang ekonomi tambahan melalui penjualan sampah anorganik ke bank sampah. 

Di sisi lain, upaya pengelolaan sampah yang lebih baik juga ikut membantu menjaga kualitas lingkungan, termasuk perbaikan kualitas air tanah di sekitar area usaha.

Lewat pendekatan yang konsisten dan kolaboratif, Warung Sikumbang menunjukkan bahwa perubahan kebiasaan memang butuh proses, tapi bisa tercapai kalau dilakukan bersama dan berkelanjutan.

Baca juga: 8 Kegiatan Melestarikan Lingkungan yang Bisa Dilakukan UMKM

4. Sarana Air Bersih

Melalui program ini, PNM menghadirkan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia. 

Sepanjang tahun 2025, program ini telah direalisasikan di 28 titik melalui pembangunan fasilitas sanitasi, penyediaan sumber air bersih, serta penguatan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan secara bersama.

Dengan adanya program ini, lingkungan menjadi lebih bersih, sementara masyarakat yang menjalankan usaha berbasis rumah tangga, seperti kuliner, pengolahan hasil pertanian, hingga kerajinan, dapat menjalankan proses produksi dengan lebih optimal karena ketersediaan air yang memadai.

Program ini juga menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya berkaitan dengan akses permodalan, tetapi juga perlu didukung oleh kualitas hidup yang lebih baik. 

Dengan adanya akses air bersih, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk hidup lebih sehat sekaligus meningkatkan kapasitas ekonominya.

Penghargaan Program CSR yang Didapatkan PNM

Sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam menjalankan program TJSL, PNM telah menerima berbagai penghargaan dari tahun ke tahun. Berikut beberapa di antaranya:

1. Penghargaan TJSL & CSR Award 2023

Pada ajang TJSL & CSR Award 2023 (tahun ke-3) yang diselenggarakan oleh BUMN Track, PNM meraih dua penghargaan, yaitu:

  • The Most Committed BOD of BUMN on TJSL.
  • TJSL & CSR Award Pilar Sosial & Ekonomi kategori Platinum.

Penghargaan ini diberikan atas komitmen PNM dalam menjalankan program sosial seperti Kampung Madani dan Ruang Pintar.

2. Penghargaan Sustainability dan ESG PNM 2024

Di tahun 2024, PNM meraih enam penghargaan di bidang sustainability dari beberapa ajang, di antaranya:

  • Indonesia’s Top Green Leaders Award 2024 (Top Green Leader kategori Financial Service Industry).
  • IDX Channel Anugerah ESG 2024 (dukungan terhadap usaha ultra mikro dan program Ruang Pintar).
  • 4th TJSL & CSR Award 2024: Platinum (pilar sosial), Gold (pilar lingkungan), dan Strong Commitment Senior Officer on Social and Environment Programs of CSR.

Penghargaan ini menunjukkan konsistensi PNM dalam menjalankan bisnis berkelanjutan yang berdampak luas.

3. Penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau 2025

Pada tahun 2025, PNM meraih penghargaan dalam Anugerah Ekonomi Hijau 2025 atas kontribusinya dalam mengembangkan ekonomi lokal melalui program Kampung Madani di Wukirsari, Bantul.

Program ini dinilai mampu menciptakan ekosistem usaha terintegrasi yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

Dari berbagai penjelasan di atas, terlihat bahwa program CSR yang dijalankan PNM tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi dirancang untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Mulai dari lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar, semuanya saling terhubung untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen PNM dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, PNM sebagai lembaga keuangan milik pemerintah (Danantara) tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi inklusif, tetapi juga berupaya membangun kehidupan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera secara menyeluruh.

Baca juga: Mengenal Kemitraan Strategis dan Cara Membangun Aksesnya