30 June 2026

8 Cara Jualan di Instagram untuk Pemula Agar Semakin Laris

8 Cara Jualan di Instagram untuk Pemula Agar Semakin Laris

Banyak calon pelanggan kini mencari informasi produk langsung melalui Instagram sebelum memutuskan untuk membeli. Karena itu, jika akun bisnis tidak dikelola dengan baik, peluang mendapatkan pelanggan baru maupun meningkatkan penjualan bisa terlewat begitu saja.

Supaya bisa memanfaatkan peluang tersebut, kamu perlu memahami cara jualan di Instagram yang tepat. 

Dengan strategi yang sesuai, Instagram tidak hanya menjadi tempat memajang produk, tetapi juga dapat membantu meningkatkan omzet penjualan dan menjangkau lebih banyak calon pelanggan. Jadi, yuk simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui langkah-langkahnya.

Cara Jualan di Instagram untuk Pemula

Agar penjualan di Instagram memberikan hasil yang maksimal, ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan. Berikut beberapa cara jualan di Instagram untuk pemula yang bisa kamu ikuti:

1. Ubah Akun Pribadi menjadi Instagram Bisnis

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengubah akun pribadi menjadi akun bisnis. Akun bisnis memiliki berbagai fitur tambahan yang dirancang untuk membantu pengusaha mengembangkan usahanya.

Melalui akun bisnis, kamu dapat melihat data performa setiap konten, mengetahui jumlah orang yang menjangkau postingan, hingga mempelajari karakteristik pengikut, seperti rentang usia, lokasi, dan jenis kelamin. Informasi tersebut dapat dijadikan dasar untuk menentukan jenis konten maupun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.

Cara mengubah akun menjadi akun bisnis juga cukup mudah, yaitu:

1. Buat akun Instagram seperti biasa dan gunakan nama serta username yang mudah diingat.

2. Masuk ke halaman profil, lalu pilih ikon tiga garis di pojok kanan atas.

3. Buka menu Settings, pilih Account, kemudian gulir ke bawah dan pilih Switch to Professional Account.

4. Ikuti petunjuk yang muncul hingga proses selesai.

5. Lengkapi informasi kontak, seperti nomor telepon, email, atau tautan pemesanan agar pelanggan lebih mudah menghubungi kamu.

2. Aktifkan Fitur Instagram Shopping

Jika ingin memanfaatkan cara jualan di Instagram Shop, kamu perlu mengaktifkan fitur Instagram Shopping terlebih dahulu. Fitur ini memungkinkan pelanggan melihat katalog produk langsung dari akun Instagram tanpa harus mencari informasi secara manual.

Sebelum mengaktifkannya, pastikan beberapa persyaratan berikut sudah dipenuhi:

- Menggunakan akun bisnis atau akun kreator.

- Menjual produk fisik, bukan layanan jasa.

- Memiliki katalog produk yang terhubung melalui Meta Business Manager atau platform e-commerce yang didukung.

- Mematuhi kebijakan perdagangan dan syarat penggunaan Instagram.

- Memiliki website bisnis sebagai salah satu syarat verifikasi.

- Berada di wilayah yang mendukung fitur Instagram Shopping.

- Memiliki Halaman Facebook yang terhubung dengan akun Instagram.

Apabila seluruh persyaratan sudah terpenuhi, ikuti cara jualan di Instagram Shop berikut:

1. Masuk ke akun Instagram sebagai admin.

2. Buka Settings, lalu pilih menu Creator.

3. Pilih Set Up Instagram Shopping.

4. Hubungkan katalog produk ke akun Instagram.

5. Masukkan alamat website untuk proses verifikasi.

6. Tentukan metode checkout atau saluran penjualan.

7. Tambahkan seluruh produk ke dalam katalog.

8. Pastikan tampilan toko sudah rapi dan mudah dipahami pelanggan.

Setelah aktif, pelanggan dapat melihat produk melalui profil, feed, maupun Story. Mereka juga bisa membuka katalog produk dengan lebih praktis sehingga pengalaman berbelanja menjadi lebih nyaman.

3. Buat Postingan yang Mempermudah Audiens untuk Membeli

Salah satu keunggulan Instagram Shopping adalah kemampuan menambahkan tag produk pada konten. Tag tersebut bisa diterapkan pada feed, reel, maupun story sehingga pelanggan dapat langsung melihat nama dan harga produk hanya dengan mengetuk postingan.

Agar hasilnya lebih optimal, tambahkan ajakan bertindak atau Call-To-Action (CTA) yang jelas, misalnya mengarahkan pelanggan untuk membuka tautan di bio atau melihat detail produk. Selain tampil secara organik, postingan seperti ini juga dapat digunakan sebagai materi iklan berbayar.

Baca juga: 12 Cara Jualan di TikTok Shop untuk Pemula agar Cepat Laris

4. Seimbangkan Konten Promosi dan Konten Biasa

Promosi memang penting, tetapi akun yang isinya hanya menawarkan produk sering kali membuat pengikut cepat bosan. Karena itu, selingi konten promosi dengan konten yang memberikan manfaat atau hiburan.

Kamu bisa menerapkan perbandingan empat konten informatif atau menghibur untuk setiap satu konten promosi. Cara ini membantu menjaga minat pengikut sekaligus membuat akun terlihat lebih aktif dan tidak terlalu berorientasi pada penjualan.

Beberapa ide konten yang dapat dibuat antara lain:

- Mengajukan pertanyaan kepada pengikut.

- Membagikan tips yang berkaitan dengan produk.

- Menampilkan proses di balik layar pembuatan produk.

- Membagikan aktivitas sehari-hari di tempat usaha.

- Membuat kuis atau konten interaktif.

5. Manfaatkan Instagram Ads

Salah satu cara jualan di Instagram biar laris adalah menggunakan Instagram Ads. Fitur iklan ini memungkinkan kamu menjangkau calon pelanggan yang lebih luas dibandingkan hanya mengandalkan konten organik.

Keunggulan Instagram Ads adalah target iklannya dapat disesuaikan, mulai dari lokasi, usia, minat, hingga jenis kelamin. 

Selain itu, anggaran iklan juga bisa diatur sesuai kemampuan sehingga cocok digunakan oleh pengusaha yang baru memulai usaha maupun yang ingin memperluas pasar.

Format iklannya pun beragam, seperti foto, video, carousel, hingga story, sehingga kamu dapat memilih jenis konten yang paling sesuai dengan produk.

6. Berinteraksi dengan Audiens

Hubungan yang baik dengan pengikut dapat meningkatkan kepercayaan terhadap bisnis. Oleh karena itu, jangan hanya fokus mengunggah konten, tetapi luangkan waktu untuk berinteraksi dengan mereka.

Manfaatkan berbagai fitur interaktif di Instagram story, seperti polling, kotak pertanyaan, kuis, maupun stiker pilihan. Selain membuat akun terasa lebih aktif, cara ini juga membantu kamu memahami kebutuhan dan pendapat calon pelanggan secara langsung.

7. Gunakan Instagram API

Jika jumlah pelanggan mulai bertambah, pengelolaan akun secara manual bisa memakan banyak waktu. Untuk mengatasinya, kamu dapat memanfaatkan Instagram API.

Teknologi ini memungkinkan akun Instagram terhubung dengan berbagai platform pendukung sehingga beberapa proses dapat dilakukan secara otomatis, seperti membalas pesan, mengelola percakapan pelanggan, hingga memantau performa penjualan. Dengan begitu, operasional bisnis menjadi lebih efisien.

Baca juga: Cara Daftar Jualan di Tokopedia Lewat HP dan PC Beserta Tipsnya

8. Bekerja Sama dengan Influencer

Kolaborasi dengan influencer juga dapat menjadi strategi yang efektif untuk memperkenalkan produk kepada audiens baru. 

Influencer mencakup kreator konten, figur publik, YouTuber, blogger, maupun tokoh media sosial yang mampu memengaruhi minat dan keputusan pembelian pengikutnya.

Influencer umumnya memiliki komunitas pengikut yang aktif sehingga rekomendasi yang mereka berikan cenderung lebih dipercaya dibandingkan dengan promosi biasa.

Jika anggaran masih terbatas, kamu bisa bekerja sama dengan nano influencer atau micro influencer yang memiliki jumlah pengikut lebih sedikit, tetapi tingkat interaksinya tinggi. 

Pastikan influencer yang dipilih memiliki audiens yang sesuai dengan target pasar serta citra yang sejalan dengan nilai bisnis agar hasil kerja sama lebih optimal.

Bagaimana Cara Agar Usaha Terus Berkembang di Dunia Digital?

Menjalankan usaha di era digital tidak cukup hanya mengandalkan produk yang bagus. Kamu juga perlu memahami siapa target pelanggan, mengikuti perubahan tren, dan terus mempelajari strategi baru agar usaha tetap relevan di tengah persaingan. 

Semakin banyak pengetahuan yang kamu miliki, semakin besar pula peluang usaha untuk berkembang.

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah dengan mengikuti pelatihan UMKM gratis. Saat ini, sudah banyak pelatihan yang membahas berbagai materi, mulai dari pemasaran digital hingga pengelolaan usaha. 

Melalui pelatihan, kamu bisa memperoleh wawasan baru sekaligus belajar langsung dari orang-orang yang berpengalaman.

Salah satu lembaga yang menyediakan pendampingan dan pelatihan bagi pengusaha mikro dan ultra mikro adalah PNM. 

Sebagai lembaga keuangan resmi milik pemerintah yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PNM tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga menghadirkan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) untuk membantu nasabah binaannya mengembangkan usahanya.

Kamu bisa memperoleh manfaat tersebut dengan menjadi nasabah PNM Mekaar atau PNM ULaMM

Selain pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, termasuk memenuhi kebutuhan digital, kamu juga akan mendapatkan pendampingan serta pelatihan rutin dengan berbagai tema yang disesuaikan dengan kebutuhan pengusaha.

Salah satu materi yang diberikan adalah literasi digital. Dalam pelatihan ini, kamu akan belajar memanfaatkan teknologi untuk mendukung perkembangan usaha, seperti menggunakan media sosial sebagai sarana promosi, membuat konten yang menarik, hingga memasarkan produk melalui platform jual beli online.

Selain itu, tersedia juga pelatihan literasi keuangan yang membantu kamu mengelola keuangan usaha dengan lebih baik. Materinya meliputi cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, mengelola modal secara bijak, hingga menyusun perencanaan keuangan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

PNM juga menghadirkan pelatihan literasi usaha yang membahas berbagai aspek penting dalam menjalankan bisnis. Salah satu materinya adalah pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti bahwa usaha telah terdaftar secara resmi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pengelolaan usaha yang lebih tertata.

Jika ingin mengetahui informasi mengenai program pelatihan maupun pembiayaan dari PNM, pastikan kamu mendapatkannya melalui kanal resmi. Kamu dapat mengunjungi website resmi PNM, menghubungi layanan Call Center PNM di 1500-654, atau mengikuti akun media sosial resmi PNM, seperti Instagram PNM.

Mari bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar atau PNM ULaMM di kantor cabang PNM terdekat untuk memperoleh akses pembiayaan usaha mikro dan ultra mikro serta mengikuti pendampingan serta pelatihan rutin dengan berbagai tema menarik!

Baca juga: Simak Lembaga Penyedia Pelatihan Usaha Rumahan & Cara Daftarnya