Pinjamanan Modal Usaha Syariah di PNM: Syarat & Cara Pengajuannya

Saat bulan Ramadan tiba, banyak orang mulai mencari pemasukan tambahan dengan mencoba berbagai ide jualan di bulan puasa yang laris. Mulai dari menjual makanan untuk berbuka, sampai menjual hampers untuk kebutuhan lebaran.
Sayangnya, tidak semua orang punya modal tambahan untuk memanfaatkan peluang tersebut. Padahal, momen Ramadan sering jadi waktu yang tepat untuk menambah penghasilan lewat usaha kecil.
Di situasi seperti ini, pinjaman modal usaha syariah bisa menjadi salah satu solusi yang bisa kamu pertimbangkan. Selain membantu menambah modal usaha, sistem pembiayaannya juga mengikuti prinsip syariah sehingga dijalankan tanpa unsur riba.
Nah, PNM menjadi salah satu lembaga keuangan milik pemerintah yang membantu pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya dengan menyediakan pinjaman syariah tersebut.
Kalau kamu sedang mencari pinjaman modal usaha tanpa riba atau ingin tahu pilihan modal usaha Ramadan untuk nasabah PNM, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Mengapa Harus Ambil Pinjaman Modal Syariah di PNM?
Berikut beberapa alasan kenapa banyak pengusaha ultra mikro, mikro, hingga kecil memilih pinjaman modal syariah di PNM:
1. Menggunakan Aturan Islam
PNM menyediakan pinjaman modal yang mengikuti aturan syariah yang sudah ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Jadi, proses pembiayaannya dibuat supaya tidak mengandung riba.
Dalam pinjaman tersebut ada beberapa jenis akad atau kesepakatan yang digunakan, yaitu:
- Akad Murabahah: Sederhananya, ini adalah sistem jual beli. Misalnya kamu butuh barang untuk usaha, maka PNM akan membantu menyediakan barang tersebut. Setelah itu, barang dijual kepada kamu dengan harga yang sudah disepakati di awal.
- Akad Wadiah: Ada juga akad wadiah, yaitu sistem penitipan dana. Dana yang dititipkan akan dijaga oleh pihak lembaga dan bisa diambil kembali oleh nasabah ketika dibutuhkan.
- Akad Wakalah:Selain itu, ada akad wakalah, yaitu pemberian kuasa. Dalam hal ini, PNM memberi kuasa kepada nasabah untuk membeli barang yang dibutuhkan untuk usaha.
Dengan sistem seperti ini, semua kesepakatan sudah dijelaskan sejak awal sehingga proses pembiayaannya lebih jelas dan transparan.
2. Ada Pendampingan dan Pelatihan Usaha
Banyak usaha kecil sebenarnya punya potensi untuk berkembang. Namun, sering kali pelaku usaha belum tahu cara mengelola usaha dengan baik.
Di PNM, kamu tidak hanya mendapatkan tambahan modal. Nasabah juga mendapatkan pendampingan dan pelatihan usaha yang termasuk dalam Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).
Misalnya, belajar cara mengatur keuangan usaha, memahami perizinan usaha, hingga tips supaya produk lebih menarik bagi pembeli.
3. Pilihan Pinjaman dan Jangka Waktu yang Fleksibel
Setiap usaha tentu membutuhkan modal yang berbeda-beda. Ada yang hanya butuh tambahan kecil untuk menambah stok barang, tetapi ada juga yang membutuhkan modal lebih besar untuk mengembangkan usaha.
Di PNM, jumlah pinjaman dan jangka waktu cicilan cukup beragam. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan usaha dan kemampuan membayar cicilan.
Dengan pilihan yang lebih fleksibel, kamu bisa mengatur keuangan usaha dengan lebih nyaman tanpa merasa terlalu terbebani.
Baca juga: PNM Tegaskan Komitmen Wujudkan Keuangan Syariah Berkelanjutan Lewat Program Mekaar
Pinjaman Modal Usaha Syariah di PNM
Jika kamu sedang mencari modal untuk usaha di bulan Ramadan, PNM menyediakan beberapa pinjaman modal usaha syariah tanpa riba berikut ini:
1. PNM Mekaar Syariah
Kamu ibu rumah tangga yang ingin memulai usaha tapi belum punya jaminan untuk mengajukan pinjaman? Program PNM Mekaar Syariah bisa jadi pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.
Menariknya, pinjaman PNM Mekaar Syariah ini dilakukan secara berkelompok. Jadi kamu perlu bergabung dengan minimal 10 orang perempuan di lingkungan yang sama yang juga ingin mengembangkan usaha.
Di dalam program ini, ada beberapa jenis pinjaman modal usaha syariah, yaitu PNM Mekaar Syariah, PNM Mekaar Wash Syariah, dan PNM Mekaar Home Syariah. Masing-masing punya tujuan yang berbeda, yaitu:
- PNM Mekaar Syariah: Biasanya digunakan untuk modal usaha, baik untuk yang sudah punya usaha maupun yang baru ingin mulai usaha. Besaran pinjamannya sekitar Rp2 juta sampai Rp15 juta dengan jangka waktu cicilan 25 minggu atau 50 minggu.
- PNM Mekaar Wash Syariah: Pembiayaan yang digunakan untuk memperbaiki kebutuhan air dan sanitasi di tempat usaha. Pinjamannya mulai dari Rp500 ribu dengan pilihan cicilan 13, 18, 25, 26, atau 50 minggu.
- PNM Mekaar Home: Pinjaman ini digunakan untuk memperbaiki atau merenovasi rumah yang juga dipakai sebagai tempat usaha. Pinjamannya mulai dari Rp1 juta dengan jangka waktu cicilan sekitar 13 sampai 70 minggu.
Perlu kamu tahu juga, PNM Mekaar Wash Syariah dan PNM Mekaar Home Syariah biasanya baru bisa diajukan setelah kamu menjadi nasabah Mekaar minimal dua tahun dan tidak sedang memiliki pinjaman Mekaar yang masih berjalan.
2. PNM ULaMM
Untuk pinjaman yang satu ini cocok buat kamu yang butuh tambahan modal usaha dalam jumlah yang cukup besar.
Banyak pengusaha UMKM, mengambil pinjaman PNM ULaMM Syariah ini untuk menambah stok barang supaya dagangan tidak kosong.
Ada juga yang menggunakannya untuk mengganti modal usaha yang sempat terpakai untuk kebutuhan lain atau untuk menutup utang usaha.
Jumlah pinjaman yang bisa diajukan cukup besar, mulai dari Rp20 juta sampai Rp200 juta. Waktu pembayarannya juga cukup panjang, sekitar 3 sampai 5 tahun, menyesuaikan dengan jumlah pinjaman yang kamu ambil.
Berbeda dengan PNM Mekaar Syariah yang diajukan secara berkelompok, kamu bisa mengajukan pinjaman modal usaha PNM ULaMM Syariah sendiri sesuai kebutuhan usaha yang sedang dijalankan.
Baca juga: PNM Jadi Bagian dari Upaya OJK Perluas Inklusi Keuangan Syariah di SYAFIF Bandung
Syarat Pinjaman Modal Syariah di PNM
Sebelum mengajukan pembiayaan, kamu perlu mengetahui beberapa syarat yang harus dipenuhi. Setiap program memiliki ketentuan yang berbeda, berikut ini penjelasannya:
1. PNM Mekaar Syariah
Untuk mengajukan pinjaman di program Mekaar Syariah, berikut beberapa syarat utamanya:
- Warga Negara Indonesia.
- Perempuan usia 18–63 tahun.
- Pembiayaan digunakan untuk kebutuhan usaha, bukan untuk orang lain.
- Memiliki usaha kecil atau berencana memulai usaha.
- Membentuk kelompok minimal 10 orang. Setiap nasabah wajib hadir dan membayar angsuran dalam Pertemuan Kelompik Mingguan.
- Bersedia bertanggungjawab bersama apabila ada anggota kelompok yang tidak mengikuti ketentuan Mekaar.
- Menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, dan mendapatkan izin suami.
2. PNM ULaMM Syariah
Sementara itu, untuk mengajukan pembiayaan di program ULaMM Syariah, syarat utamanya antara lain:
- Warga Negara Indonesia.
- Berusia 21-65 tahun dan tidak melewati usia 65 tahun saat pembiayaan berakhir.
- Pengajuan pinjaman dilakukan secara perorangan.
- Memiliki usaha yang sudah berjalan minimal selama satu tahun.
- Memiliki usaha yang produktif dan dilengkapi dengan legalitas usaha.
- Tidak sedang memiliki permasalahan pembiayaan.
Cara Ambil Pinjaman Modal Syariah di PNM
Setelah mengetahui syaratnya, kamu juga perlu memahami proses pengajuan pembiayaan agar bisa mempersiapkan semuanya dengan lebih baik.
Untuk mengajukan pinjaman modal syariah dari PNM cukup mudah, kamu hanya perlu memastikan semua persyaratan telah terpenuhi dan membawa dokumen pengajuan yang diperlukan ke kantor unit terdekat di daerahmu.
Di sana, tim PNM siap #MelayaniSepenuhHati berbagai pertanyaanmu seputar pinjaman dan program pelatihan nasabah PNM. Jadi, jangan ragu untuk berkunjung ke kantor unit PNM.
Butuh Pinjaman Modal Usaha Syariah Tanpa Agunan? PNM Mekaar Syariah Solusinya!
Bagi banyak orang, memilih pembiayaan berbasis syariah menjadi cara menjalankan usaha untuk menghindari riba. Harapannya, usaha yang dijalankan tidak hanya berkembang, tetapi juga membawa kebaikan dan keberkahan.
Untungnya, PNM menyediakan pinjaman tanpa agunan berbasis syariah yang bisa kamu gunakan untuk mulai usaha.
Karena menggunakan prinsip syariah, semua ketentuan pembiayaan sudah disampaikan sejak awal dan tidak ada bunga yang terus bertambah. Jadi, kamu bisa lebih jelas memahami cara pembayarannya.
Perlu kamu ingat juga, PNM Mekaar tidak menyediakan layanan pinjaman online. Pastikan kamu hanya mendapatkan informasi dari sumber resmi, seperti websitepnm.co.id, call center 1500-654, atau media sosial resmi PNM.
Selalu jaga data pribadi dan waspadai penipuan yang mengatasnamakan PNM.
Jadi, segera manfaatkan pinjaman modal usaha tanpa riba, PNM Mekaar Syariah, dengan mengunjungi kantor unit terdekat sekarang juga!
Baca juga: Bersama dengan OJK, PNM Gelar Literasi Keuangan Syariah



