Simak Cara Cek BI Checking Online atau SLIK OJK Lewat HP dengan Mudah

Di era digital saat ini, proses pengajuan pinjaman usaha semakin mudah, tetapi di sisi lain lembaga keuangan juga semakin ketat dalam menilai riwayat kredit calon nasabah.
Karena itu, memahami cara cek BI checking secara online atau SLIK OJK lewat hp menjadi langkah penting sebelum kamu mengajukan pembiayaan, termasuk pinjaman modal usaha.
Melalui pengecekan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana riwayat kredit kamu tercatat dalam sistem SLIK OJK, apakah tergolong lancar atau masih memiliki catatan tunggakan yang dapat mempengaruhi peluang persetujuan pinjaman.
Informasi sangat penting bagi kamu yang ingin mengajukan pembiayaan usaha agar prosesnya berjalan lebih lancar.
Dengan melakukan pengecekan lebih awal, kamu bisa mempersiapkan kondisi keuangan dengan lebih baik dan menghindari risiko penolakan saat mengajukan pinjaman.
Untuk mengetahui langkah-langkah lengkap cara cek BI checking online lewat hp dan hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengajukan pinjaman usaha, simak artikel ini sampai akhir.
Cara Cek BI Checking Online atau SLIK OJK Lewat HP
Jika tidak ingin datang ke kantor OJK, kamu dapat mengajukan permohonan cek BI checking atau SLIK secara online melalui layanan iDebKu. Berikut cara cek BI checking sendiri online dengan mudah:
1. Akses situs https://idebku.ojk.go.id.
2. Pada halaman utama, klik menu Pendaftaran.
3. Isi data awal yang diminta untuk memastikan layanan tersedia, lalu pilih Selanjutnya.
4. Lengkapi formulir pendaftaran dengan data diri yang valid, kemudian klik Selanjutnya untuk melanjutkan proses.
5. Unggah foto dokumen persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Lakukan verifikasi dengan mengunggah swafoto (selfie) sesuai petunjuk yang ditampilkan pada sistem.
7. Setelah pendaftaran berhasil, OJK akan mengirimkan email konfirmasi yang berisi informasi penting, termasuk nomor pendaftaran.
8. Gunakan nomor pendaftaran tersebut untuk memantau progres permohonan melalui menu Status Layanan.
9. Setelah permohonan diproses, hasil Informasi Debitur (iDeb) akan dikirimkan ke alamat email yang telah kamu daftarkan paling lambat 1 hari kerja sejak proses pendaftaran selesai.
Untuk proses pencetakan hasil iDeb, waktu yang dibutuhkan sekitar 5 menit. Sementara itu, jika pencetakan disertai penjelasan mengenai hasil iDeb, prosesnya memerlukan waktu sekitar 15 menit.
Baca juga: 17 Ide Usaha di Kampung Beserta Tips Memulai Usahanya
Daftar Skor BI Checking dan Artinya
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, skor BI checking atau SLIK dibagi menjadi lima tingkat kolektibilitas.
Setiap tingkat menunjukkan kualitas riwayat pembayaran kredit yang dimiliki oleh seorang debitur. Adapun penjelasannya sebagai berikut:
- Kolektibilitas 1 (Lancar): Kategori ini diberikan kepada debitur yang selalu membayar angsuran pokok dan bunga tepat waktu sesuai jadwal. Selama masa kredit, tidak terdapat catatan keterlambatan pembayaran.
- Kolektibilitas 2 (Dalam Perhatian Khusus/DPK): Status ini menunjukkan bahwa debitur pernah mengalami keterlambatan pembayaran dalam rentang 1 hingga 90 hari. Meskipun belum termasuk kredit bermasalah, kondisi ini tetap menjadi perhatian bagi lembaga keuangan.
- Kolektibilitas 3 (Kurang Lancar): Kategori kurang lancar diberikan kepada debitur yang memiliki tunggakan pembayaran selama 91 hingga 120 hari.
- Kolektibilitas 4 (Diragukan): Debitur akan masuk ke kategori diragukan apabila keterlambatan pembayaran telah mencapai 121 hingga 180 hari.
- Kolektibilitas 5 (Macet): Kategori ini diberikan kepada debitur yang memiliki tunggakan pembayaran lebih dari 180 hari, sehingga kredit dinilai telah macet.
Secara umum, semakin baik skor kolektibilitas yang kamu miliki, semakin besar pula peluang pengajuan kredit atau pembiayaan untuk disetujui karena kamu dinilai memiliki riwayat pembayaran yang baik.
Sebaliknya, skor yang rendah dapat menjadi indikasi adanya masalah dalam pembayaran kredit sehingga berpotensi menghambat proses pengajuan kredit di kemudian hari.
Baca juga: Pembiayaan Syariah: Definisi, Jenis, dan Contohnya
Tidak Dapat Mengajukan Pinjaman Usaha ke Bank? Manfaatkan PNM Mekaar untuk Penuhi Modal Usahamu!
Melalui sistem BI checking ini, lembaga keuangan dapat memperoleh gambaran mengenai riwayat kredit seseorang, yang kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pengajuan pembiayaan.
Namun, dalam praktiknya tidak semua pelaku usaha, terutama usaha skala ultra mikro, memiliki akses yang mudah terhadap pembiayaan dari bank.
Salah satu faktor yang sering menjadi pertimbangan adalah riwayat kredit yang tercatat dalam sistem SLIK sehingga tidak sedikit pengajuan pinjaman yang belum dapat disetujui.
Di sisi lain, kebutuhan modal usaha tetap menjadi hal penting agar usaha dapat terus berjalan dan berkembang. Dalam kondisi seperti ini, kamu tetap perlu mencari alternatif pembiayaan yang lebih sesuai dengan kondisi dan skala usahamu.
PNM Mekaar hadir sebagai salah satu solusi pembiayaan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan modal usaha perempuan yang menjalankan usaha berskala ultra mikro.
Melalui program ini, pembiayaan diberikan dalam bentuk pinjaman kelompok tanpa jaminan dengan besaran mulai dari Rp2 juta hingga Rp15 juta yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kapasitas usaha masing-masing nasabah.
Untuk dapat mengakses pembiayaan ini, terdapat sejumlah ketentuan yang perlu dipenuhi. Program ini diperuntukkan bagi perempuan Warga Negara Indonesia berusia 18 hingga 63 tahun, baik yang sudah memiliki usaha maupun yang baru akan memulai usaha.
Dana pembiayaan yang diperoleh wajib digunakan untuk pengembangan usaha sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha yang dijalankan.
Selain persyaratan individu, pembiayaan ini juga mensyaratkan pembentukan kelompok yang terdiri dari minimal 10 orang.
Setiap anggota kelompok kemudian mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) yang berfungsi sebagai sarana pendampingan, penguatan disiplin, sekaligus media untuk saling mendukung dalam perkembangan usaha.
Dari sisi administrasi, dokumen yang perlu dipersiapkan meliputi KTP dan Kartu Keluarga. Apabila sudah menikah, biasanya juga diperlukan persetujuan dari pasangan sebagai bagian dari proses pengajuan pembiayaan.
Untuk pengajuannya, hanya bisa dilakukan secara langsung di kantor unit PNM terdekat yang tersedia di wilayahmu.
Untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap dan terbaru mengenai program pembiayaan maupun layanan pendampingan usaha dari PNM, kamu dapat mengakses kanal resmi PNM melalui website, media sosial resmi, atau layanan pelanggan di 1500-654.
Jadi, yuk segera manfaatkan PNM Mekaar sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan usaha skala ultra mikro secara berkelanjutan dan ikuti berbagai pelatihan bermanfaatnya!
Baca juga: Program Pelatihan UMKM Gratis Beserta Cara Mengikutinya

Pemberdayaan | 29 Jun 2026
Skor Kredit: Fungsi, Penyebab Penurunan Skor, dan Cara Meningkatkannya



Pemberdayaan | 29 Jun 2026
Skor Kredit: Fungsi, Penyebab Penurunan Skor, dan Cara Meningkatkannya


