10 June 2026

Pengertian Pinjaman Kelompok Beserta Contohnya

Pengertian Pinjaman Kelompok Beserta Contohnya

Tidak semua program pembiayaan usaha diajukan secara individu. Saat ini, terdapat beberapa lembaga pembiayaan yang menerapkan sistem kelompok sebagai syarat pengajuan modal usaha. 

Sayangnya, masih banyak pengusaha UMKM, terutama pengusaha ultra mikro, yang belum memahami pengertian pinjaman kelompok dan alasan mengapa sistem tersebut diterapkan.

Padahal, memahami mekanisme pinjaman kelompok penting agar kamu dapat menentukan apakah skema tersebut sesuai dengan kebutuhan usaha yang sedang dijalankan.

Untuk itu, simak pembahasan lengkap mengenai pengertian pinjaman kelompok serta solusi pinjaman untuk modal usaha yang menggunakan sistem ini.

Pengertian Pinjaman Kelompok

Pinjaman kelompok adalah skema pembiayaan yang diberikan kepada sejumlah orang yang tergabung dalam satu kelompok untuk memperoleh akses modal usaha. 

Berbeda dengan pinjaman perorangan, sistem ini mengutamakan kebersamaan antaranggota kelompok selama proses pembiayaan berlangsung. 

Dalam praktiknya, terdapat beberapa karakteristik yang umumnya ditemukan pada sistem pinjaman kelompok. Berikut ini penjelasannya:

1. Membentuk Kelompok

Salah satu ciri utama pinjaman kelompok adalah adanya kewajiban membentuk kelompok sebelum mengajukan pembiayaan. 

Untuk program pinjaman untuk modal usaha tanpa jaminan, anggota biasanya berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama atau berdekatan sehingga koordinasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Jumlah anggota dalam satu kelompok dapat berbeda-beda tergantung kebijakan penyedia pembiayaan. Umumnya, kelompok dapat terdiri dari sekitar 10 hingga 20 orang yang sama-sama memiliki kebutuhan untuk mengembangkan usaha.

2. Mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan

Karakteristik lain dari pinjaman kelompok adalah adanya pertemuan rutin yang wajib diikuti oleh seluruh anggota. Pertemuan ini biasanya dilakukan setiap minggu bersama petugas pendamping selama masa pembiayaan berlangsung.

Melalui pertemuan tersebut, perkembangan usaha para anggota dapat dipantau secara berkala. Selain itu, anggota juga dapat menyampaikan kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha sehingga dapat memperoleh arahan maupun solusi yang sesuai.

Di lembaga penyedia pinjaman tertentu, calon penerima pembiayaan umumnya juga diwajibkan mengikuti pelatihan sebelum pembiayaan diberikan. 

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan pengetahuan dasar mengenai pengelolaan usaha serta tanggung jawab yang perlu dipenuhi selama mengikuti program pembiayaan.

Baca juga: 15 Rekomendasi Ide Bisnis UMKM dan Tips Memulainya

Apakah Ada Pinjaman Kelompok Tanpa Jaminan untuk Usaha Ultra Mikro?

Ya, ada. Salah satu program pinjaman untuk modal usaha tanpa jaminan yang ditujukan bagi pengusaha ultra mikro adalah PNM Mekaar.

Program ini diperuntukkan bagi perempuan prasejahtera yang memiliki usaha atau berencana memulai usaha. Untuk mengajukan pembiayaan, calon nasabah perlu membentuk kelompok yang terdiri dari minimal 10 orang.

Selama masa pembiayaan berlangsung, nasabah juga akan mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM). Kegiatan ini tidak hanya digunakan untuk pembahasan terkait pinjaman, tetapi juga sebagai sarana pendampingan usaha.

Dalam pertemuan tersebut, perkembangan usaha akan dipantau, kendala yang dihadapi dapat didiskusikan, dan nasabah memperoleh berbagai pembinaan yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan usahanya.

Lalu, Apa Saja Jenis Pinjaman PNM Mekaar?

PNM Mekaar sendiri tersedia dalam dua pilihan, yaitu PNM Mekaar Konvensional dan PNM Mekaar Syariah. 

Pada layanan konvensional, pembiayaan menggunakan sistem bunga sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, PNM Mekaar Syariah menggunakan prinsip syariah yang mengacu pada ketentuan Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Karena menggunakan prinsip syariah, mekanisme pembiayaannya tidak menerapkan bunga, melainkan menggunakan akad atau kesepakatan yang telah disetujui bersama oleh kedua belah pihak.

Beberapa akad yang digunakan dalam program PNM Mekaar Syariah antara lain:

- Akad Wakalah: Melalui akad wakalah, PNM memberikan kuasa kepada nasabah untuk membeli kebutuhan usaha tertentu menggunakan dana pembiayaan yang telah diberikan.

- Akad Murabahah: Pada akad murabahah, PNM terlebih dahulu membeli barang yang dibutuhkan untuk usaha nasabah. Selanjutnya, barang tersebut dijual kembali kepada nasabah dengan harga yang telah disepakati sejak awal.

- Akad Wadiah: Akad wadiah digunakan untuk penitipan dana. Dalam mekanisme ini, dana yang dititipkan akan dijaga oleh pihak PNM dan dapat diambil kembali sesuai kebutuhan nasabah.

Berapa Palfon Pinjaman Kelompok Tanpa Jaminan dari PNM?

Besaran pembiayaan yang tersedia melalui program PNM Mekaar berkisar mulai dari Rp2 juta hingga Rp15 juta. Nominal yang diterima setiap nasabah dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha, hasil penilaian, serta jangka waktu pembiayaan yang dipilih.

Dengan pilihan plafon yang beragam, pinjaman kumpulan ibu rumah tangga ini dapat menjadi alternatif pinjaman untuk modal usaha bagi pengusaha ultra mikro yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan atau memulai usaha.

Baca juga: 14 Cara Mengatur Uang Usaha Kecil yang Efektif dan Praktis

Apa Saja Keuntungan Mengajukan Pinjaman Kelompok Tanpa Jaminan dari PNM?

Memilih program pembiayaan untuk usaha tentu tidak hanya mempertimbangkan besarnya dana yang diperoleh.

Fasilitas pendampingan, legalitas lembaga, hingga peluang untuk mengembangkan kemampuan berwirausaha juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Melalui PNM Mekaar, nasabah tidak hanya memperoleh akses pembiayaan untuk kebutuhan usaha, tetapi juga berbagai manfaat yang dapat membantu pengembangan usaha dalam jangka panjang. Berikut beberapa keuntungannya.

1. Lembaga Pembiayaan yang Telah Mengantongi Izin Resmi

Saat mengajukan pembiayaan, legalitas penyedia layanan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. PNM merupakan lembaga yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan adanya pengawasan tersebut, proses pembiayaan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga nasabah dapat memperoleh layanan yang transparan.

2. Mendapatkan Pendampingan dan Pelatihan Usaha

Salah satu keunggulan PNM Mekaar adalah adanya program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diberikan kepada nasabah. 

Program ini dirancang untuk membantu pengusaha ultra mikro meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan usaha.

Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan keuangan usaha, tetapi juga mencakup pengembangan usaha, pengurusan legalitas, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan bisnis.

Dengan adanya pendampingan tersebut, nasabah tidak sekadar memperoleh tambahan modal, tetapi juga mendapatkan bekal yang dapat membantu usaha tumbuh lebih terarah.

3. Memperluas Relasi dengan Sesama Pengusaha

Sistem kelompok yang diterapkan dalam PNM Mekaar memberikan kesempatan bagi nasabah untuk berinteraksi dengan pengusaha lain yang berada di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan kelompok yang dilakukan secara rutin, para anggota dapat saling berbagi pengalaman, bertukar informasi, hingga belajar dari tantangan usaha yang dihadapi satu sama lain. 

Hubungan yang terjalin ini juga berpotensi membuka peluang kolaborasi dan memperluas jaringan usaha di kemudian hari.

Cara Mengajukan Pinjaman Kelompok Tanpa Jaminan dari PNM

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, karena menggunakan sistem kelompok, calon nasabah perlu membentuk kelompok yang terdiri dari minimal 10 orang dan bersedia mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Selain itu, terdapat beberapa persyaratan lain yang perlu dipenuhi, yaitu:

- Warga Negara Indonesia (WNI).

- Perempuan berusia 18–63 tahun.

- Memiliki usaha sendiri atau berencana memulai usaha.

- Pembiayaan digunakan untuk kebutuhan usaha pribadi.

Calon nasabah juga perlu menyiapkan dokumen pendukung berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Khusus bagi yang sudah menikah, diperlukan izin dari suami sebagai salah satu syarat pengajuan.

Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, kamu dapat mengajukan pembiayaan dengan mendatangi kantor cabang PNM terdekat. Nantinya, petugas PNM akan membantu menjelaskan tahapan dan prosedur pengajuan secara lebih rinci.

Hal penting yang perlu diketahui, seluruh pembiayaan PNM bukan merupakan pinjaman online yang diajukan melalui aplikasi atau situs tertentu.

Oleh karena itu, apabila kamu menemukan pihak yang mengatasnamakan PNM sebagai layanan pinjaman online, segera laporkan melalui layanan pelanggan di 1500-654.

Demikian penjelasan tentang pengertian pinjaman kelompok dan berbagai manfaatnya bagi pengusaha ultra mikro yang membutuhkan tambahan pinjaman untuk modal usaha tanpa jaminan.

Selain membantu memperluas akses pembiayaan, sistem pinjaman kelompok juga memberikan keuntungan berupa pendampingan usaha, pelatihan, serta kesempatan membangun jaringan dengan sesama pengusaha. 

Berbagai manfaat tersebut dapat kamu temukan melalui program PNM Mekaar yang dirancang untuk membantu pengusaha perempuan mengembangkan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui semangat PNM Melayani Sepenuh Hati, PNM tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga menghadirkan pendampingan dan pemberdayaan agar nasabah memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan semakin mandiri dalam menjalankan usahanya.

Jangan lupa untuk selalu mengikuti informasi terbaru seputar program dan layanan PNM melalui website resmi, media sosial resmi, maupun layanan pelanggan di 1500-654.

Ayo, bentuk kelompok bersama pengusaha perempuan di sekitarmu dan manfaatkan program PNM Mekaar untuk mendukung kemajuan usahamu!

Baca juga: Cara Mengelola Modal Pinjaman Usaha Mikro dengan Bijak