Gratis! Ini 3 Cara Membuat Katalog Produk Online untuk UMKM

Katalog produk adalah kumpulan informasi mengenai barang atau jasa yang kamu tawarkan, seperti foto, nama, deskripsi, harga, varian, dan cara pemesanan.
Kalau kamu punya usaha, tentu kamu ingin pelanggan bisa melihat produk yang kamu jual dengan mudah. Nah, daripada harus menjelaskan nama, harga, varian, dan detail produk satu per satu melalui chat, kamu bisa menyatukan semua informasi tersebut dalam sebuah katalog produk.
Selain memudahkan pelanggan, katalog yang rapi juga membuat usaha kamu terlihat lebih profesional.
Lalu, bagaimana cara membuat katalog produk online untuk UMKM yang gratis dan mudah digunakan? Kamu bisa mulai dengan menyiapkan beberapa elemen penting, memilih platform yang sesuai, lalu menyusunnya dengan cara berikut.
Apa Saja yang Harus Ada dalam Katalog Produk?
Sebelum masuk ke cara membuat katalog produk online, pastikan kamu sudah menyiapkan informasi yang akan dibutuhkan. Beberapa elemen yang sebaiknya ada dalam katalog produk antara lain:
- Foto produk: gunakan foto yang jelas agar pelanggan bisa melihat produk dengan baik.
- Nama produk: pilih nama produk yang singkat dan mudah dikenali.
- Deskripsi: jelaskan bahan, ukuran, rasa, fungsi, atau keunggulan produk secara ringkas sesuai jenis usaha kamu.
- Harga: cantumkan harga agar pelanggan mengetahui biaya yang perlu disiapkan.
- Varian atau ukuran: masukkan informasi ini jika produk kamu memiliki beberapa pilihan.
- Kontak atau cara pemesanan: beri tahu pelanggan ke mana mereka harus menghubungi kamu untuk melakukan pembelian.
Misalnya, kamu menjalankan usaha minuman dan ingin memasukkan es kopi gula aren ke dalam katalog. Informasinya bisa dibuat seperti berikut:
Nama Produk: Es Kopi Gula Aren
Deskripsi: Es kopi susu dengan perpaduan espresso, susu, dan gula aren.
Ukuran: ±470 ml (medium)
Harga: Rp15.000
Pemesanan: WhatsApp 08xxxxxxxxxx
Dari contoh tersebut, pelanggan sudah bisa mengetahui produk apa yang kamu jual, seperti apa produknya, berapa harganya, dan bagaimana cara memesannya. Kalau kamu ingin membuat katalog dalam bentuk visual, kamu bisa menempatkan foto produk di bagian atas, lalu informasi produk di bawahnya.
Baca juga: Strategi Pemasaran Produk: Definisi, Fungsi, dan Contohnya
Cara Membuat Katalog Produk Online Berdasarkan Platform
Setelah menyiapkan informasi produk, kamu perlu menentukan tempat untuk membuat katalog. Berikut beberapa platform yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Canva
Kalau kamu ingin membuat katalog dengan tampilan yang lebih menarik, gunakan Canva. Kamu tidak perlu membuat desain dari awal karena tersedia banyak template yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usahamu. Berikut cara membuatnya:
1. Unduh aplikasi Canva melalui Play Store atau App Store, lalu buat akun atau masuk menggunakan akun yang sudah kamu miliki.
2. Setelah masuk, pilih menu “Buat Desain” atau gunakan kolom pencarian dan ketik “Katalog” untuk mencari ukuran dan template yang sesuai.
3. Pilih salah satu template katalog yang paling sesuai dengan jenis usaha dan gaya produkmu.
4. Ganti foto produk pada template dengan foto produkmu sendiri. Kamu bisa mengunggah foto dari galeri ponsel melalui menu “Unggahan”.
5. Ubah teks pada katalog, seperti nama produk, deskripsi singkat, ukuran, varian, dan harga. Pastikan informasi yang ditampilkan sudah sesuai dengan produk yang kamu jual.
6. Sesuaikan warna, jenis huruf, dan elemen desain agar katalog terlihat sesuai dengan identitas usahamu. Usahakan tidak menggunakan terlalu banyak jenis huruf atau warna agar katalog tetap mudah dibaca.
7. Periksa kembali setiap halaman untuk memastikan nama produk, harga, foto, dan informasi pemesanan sudah benar.
8. Setelah selesai, klik “Bagikan” → “Unduh”, lalu pilih format PDF jika katalog ingin dibagikan sebagai dokumen atau JPG/PNG jika ingin mengirimkannya sebagai gambar.
9. Simpan hasilnya di ponsel, lalu bagikan katalog melalui WhatsApp, Instagram, atau media sosial lainnya.
2. WhatsApp Business
Kalau pelanggan kamu banyak berkomunikasi melalui WhatsApp, kamu bisa memanfaatkan fitur “Katalog” pada WhatsApp Business. Fitur ini memungkinkan kamu menampilkan foto, nama, harga, dan informasi singkat mengenai produk langsung di profil bisnis. Berikut cara membuat katalog di WhatsApp Business:
1. Buka WhatsApp Business dan masuk ke menu “Alat bisnis”.
2. Pilih “Katalog”, lalu tekan “Tambah item baru” untuk memasukkan produk.
3. Tambahkan foto produk dari galeri ponsel.
4. Masukkan nama produk, harga, dan deskripsi singkat. Kamu juga bisa menambahkan informasi lain yang dibutuhkan, seperti ukuran, varian rasa, atau pilihan warna.
5. Setelah semua informasi terisi, tekan “Simpan”. Produk akan masuk ke katalog dan bisa dilihat oleh pelanggan melalui profil bisnis WhatsApp kamu.
6. Ulangi langkah tersebut untuk produk lainnya. Kamu juga bisa membagikan tautan atau item katalog langsung melalui chat ketika pelanggan menanyakan produk tertentu.
Dengan katalog ini, pelanggan bisa melihat pilihan produk, harga, dan informasinya tanpa kamu harus mengirim foto dan detail produk satu per satu setiap kali ada yang bertanya.
3. Google Slides
Selain Canva, kamu juga bisa menggunakan Google Slides untuk membuat katalog produk. Berikut cara membuatnya:
1. Buka Google Slides melalui aplikasi di HP atau website di laptop, lalu masuk menggunakan akun Google.
2. Pilih “Presentasi Baru” atau gunakan template yang tersedia.
3. Jadikan slide pertama sebagai sampul katalog. Kamu bisa memasukkan nama usaha, logo, dan foto produk.
4. Tambahkan slide baru untuk memasukkan produk. Pilih Insert → Imageuntuk menambahkan foto produk dari galeri atau Google Drive.
5. Masukkan nama produk, harga, deskripsi singkat, dan cara pemesanan di bawah atau di samping foto.
6. Ulangi langkah tersebut sampai semua produk yang ingin ditampilkan sudah masuk ke katalog.
7. Atur ukuran foto, tulisan, dan warna agar semua informasi mudah dibaca. Sebaiknya gunakan gaya desain yang sama di setiap slide supaya katalog terlihat rapi.
8. Setelah selesai, periksa kembali harga, nama produk, dan informasi pemesanan sebelum membagikannya.
9. Katalog bisa langsung dibagikan melalui tautan dari Google Slides. Kalau ingin mengirimkannya sebagai file, pilih Download → PDF agar seluruh katalog tersimpan dalam satu dokumen.
Baca juga: 12 Cara Promosi Jualan di WhatsApp untuk Tingkatkan Penjualan
Tips Membuat Katalog Produk Online agar Menarik
Katalog yang lengkap belum tentu mudah digunakan pelanggan. Jadi, supaya katalog kamu lebih menarik dan nyaman dilihat, coba terapkan beberapa tips berikut:
- Gunakan foto produk yang jelas. Pastikan foto menunjukkan produk sesuai kondisi sebenarnya agar pelanggan tidak memiliki ekspektasi yang keliru.
- Buat desain yang konsisten. Gunakan warna, jenis huruf, dan gaya visual yang seragam pada setiap halaman.
- Gunakan deskripsi yang singkat tapi jelas. Fokus pada informasi dan keunggulan produk yang paling penting bagi pelanggan.
- Buat katalog yang nyaman dibaca melalui HP. Hindari tulisan yang terlalu kecil atau terlalu banyak informasi dalam satu halaman.
- Cantumkan harga terbaru. Segera perbarui harga jika ada perubahan agar pelanggan tidak menerima informasi yang sudah tidak berlaku.
- Buat cara pemesanan mudah ditemukan. Letakkan nomor WhatsApp atau tautan pembelian pada posisi yang mudah terlihat.
- Perbarui katalog secara berkala. Tambahkan produk baru dan hapus produk yang sudah tidak dijual agar isi katalog tetap relevan.
Demikian informasi mengenai cara membuat katalog produk online dan beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Kalau kamu ingin terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan usaha, kamu juga bisa mengikuti Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dari PNM.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan lembaga keuangan nonbank milik negara yang memberikan pembiayaan sekaligus pendampingan bagi pengusaha UMKM.
Melalui campaign Melayani Sepenuh Hati, PNM menghadirkan berbagai pelatihan yang dapat membantu kamu meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha, termasuk literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital.
Untuk mengikuti program tersebut, kamu bisa menjadi nasabahPNM Mekaar atauPNM ULaMM. Selain mendapatkan pembiayaan untuk menambah modal usaha, kamu juga bisa memperoleh pendampingan dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam menjalankan usaha.
Perlu diingat, PNM tidak menyediakan pinjaman online melalui aplikasi maupun website. Pengajuan pembiayaan dilakukan secara langsung melaluikantor cabang PNM tanpa perantara online.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pembiayaan dan program pendampingan PNM, kunjungiwebsite resmi PNM atau hubungi call center PNM di 1500-654.


Pemberdayaan | 30 Sep 2026
7 Strategi Digital Marketing UMKM agar Jangkau Banyak Pembeli



Pemberdayaan | 30 Sep 2026
7 Strategi Digital Marketing UMKM agar Jangkau Banyak Pembeli

