30 September 2026

Surat Keterangan Usaha: Fungsi, Syarat, dan Cara Membuatnya

Surat Keterangan Usaha: Fungsi, Syarat, dan Cara Membuatnya

Surat keterangan usaha adalah dokumen yang menerangkan bahwa seseorang menjalankan kegiatan usaha di lokasi tertentu. Dokumen ini umumnya disingkat SKU dan bisa menjadi bukti tertulis mengenai kegiatan usaha yang dijalankan. 

Isi SKU biasanya berbeda-beda sesuai dengan format dan ketentuan instansi penerbit. Umumnya, dokumen ini memuat informasi mengenai nama pemilik usaha, identitas, alamat atau lokasi usaha, jenis usaha, serta keterangan bahwa pemilik memang menjalankan kegiatan usaha tersebut.

Bagi kamu pengusaha UMKM, SKU akan cukup berguna untuk mendukung berbagai kebutuhan usahamu. Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat SKU, syarat yang perlu disiapkan, serta cara membuatnya secara online maupun offline, mari simak artikel ini sampai akhir!

Apa Fungsi Surat Keterangan Usaha bagi UMKM?

Fungsi surat keterangan usaha adalah memberikan keterangan tertulis mengenai keberadaan atau kegiatan usaha yang kamu jalankan. 

Selain itu, SKU juga bisa membantu memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pengajuan pembiayaan, mengikuti program pemerintah, hingga melengkapi administrasi usaha lainnya. Berikut penjelasan manfaat SKU yang perlu kamu ketahui.

1. Mempermudah Akses Permodalan

SKU bisa menjadi salah satu dokumen pendukung ketika kamu mengajukan pembiayaan kepada bank atau lembaga keuangan. 

Dokumen ini bisa membantu menunjukkan bahwa kamu memiliki usaha yang sedang dijalankan sehingga pihak pemberi pembiayaan punya gambaran lebih jelas soal kondisi usahamu sebelum memproses pengajuan. 

Namun, SKU tidak selalu menjadi syarat wajib untuk setiap produk pembiayaan. Persyaratan bisa berbeda berdasarkan lembaga, jenis pembiayaan, dan ketentuan yang berlaku.  

2. Mendukung Keikutsertaan dalam Program Pemerintah

SKU juga bisa kamu gunakan untuk melengkapi persyaratan program pemerintah yang ditujukan bagi UMKM, seperti program bantuan, pemberdayaan, pelatihan, atau pengembangan usaha. Dalam beberapa program, kamu biasanya perlu menunjukkan bukti bahwa usaha yang didaftarkan memang sedang berjalan.

Dengan adanya SKU, kamu bisa memberikan keterangan mengenai identitas pemilik, jenis, dan lokasi usaha sebagai bagian dari dokumen pendaftaran. Informasi tersebut dapat membantu instansi penyelenggara memeriksa kesesuaian data usaha dengan kriteria program yang ditetapkan.

Namun, tidak semua program pemerintah mensyaratkan SKU. Setiap program memiliki kriteria penerima dan persyaratan dokumen yang berbeda. Karena itu, kamu perlu memeriksa ketentuan resmi program yang ingin diikuti untuk memastikan dokumen apa saja yang harus disiapkan.

3. Mendukung Kebutuhan Administrasi Usaha

Selain untuk mengajukan pembiayaan dan mengikuti program UMKM, SKU juga bisa kamu gunakan untuk melengkapi berbagai kebutuhan administrasi usaha.  

Salah satu contohnya adalah pengurusan administrasi perpajakan. Saat mendaftarkan usaha untuk kebutuhan perpajakan, kamu biasanya akan diminta untuk menunjukkan dokumen yang menerangkan tempat dan kegiatan usaha. Nah, SKU bisa menjadi salah satu dokumen yang digunakan untuk melengkapi persyaratan tersebut.

Baca juga: 10 Tips Manajemen Keuangan UMKM Beserta Manfaat Menerapkannya

Syarat Membuat Surat Keterangan Usaha

Syarat membuat surat keterangan usaha bisa berbeda-beda di setiap daerah dan instansi penerbit. Namun, umumnya, kamu perlu menyiapkan identitas diri serta informasi yang berkaitan dengan usaha yang dijalankan. Beberapa dokumen yang umumnya diminta saat membuat surat keterangan usaha adalah:

- Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik usaha.

- Kartu Keluarga (KK), jika dipersyaratkan.

- Surat pengantar dari RT/RW apabila menjadi persyaratan di wilayah setempat.

- Surat permohonan atau formulir pengajuan.

- Informasi mengenai nama, alamat, dan jenis usaha.

- Dokumen pendukung lain sesuai ketentuan pemerintah daerah atau instansi penerbit.

Jika usaha kamu berbentuk badan usaha seperti PT atau CV, kamu mungkin perlu menyiapkan dokumen tambahan sesuai jenis badan usaha dan ketentuan yang berlaku. 

Mengingat persyaratan SKU bisa berbeda di setiap daerah, pastikan untuk mengecek dokumen yang perlu disiapkan sebelum datang ke kantor pelayanan. Dengan begitu, proses pengajuanmu bisa berjalan lebih lancar dan kamu tidak perlu kembali lagi karena ada dokumen yang kurang. 

Cara Membuat Surat Keterangan Usaha

Cara membuat surat keterangan usaha bergantung pada mekanisme pelayanan di daerah tempat usahamu. SKU umumnya diurus melalui pemerintah desa, kelurahan, atau kecamatan sesuai dengan mekanisme pelayanan di masing-masing daerah.

Beberapa daerah menerbitkan SKU langsung melalui kelurahan atau desa dan ada juga daerah yang memprosesnya melalui kecamatan. 

Selain itu, sebagian daerah sudah menyediakan layanan pengajuan secara online, sementara daerah lainnya masih mengharuskan kamu datang langsung ke kantor pelayanan.

Oleh karena itu, kamu perlu mengecek layanan administrasi di wilayah tempat usahamu berada untuk mengetahui lokasi pengajuan, persyaratan, serta apakah pengajuan SKU bisa dilakukan secara online atau harus datang langsung. 

Setelah mengetahui mekanismenya, kamu bisa menyiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pengajuan sesuai ketentuan daerah tersebut.

Cara Membuat SKU Secara Offline

Jika wilayahmu hanya menyediakan pelayanan secara langsung, secara umum langkahnya bisa dilakukan sebagai berikut: 

- Siapkan dokumen persyaratan seperti KTP, KK, surat pengantar RT/RW jika diperlukan, serta dokumen lain sesuai ketentuan daerah.

- Datang ke kantor pelayanan yang menangani penerbitan SKU di wilayahmu, baik kantor desa, kelurahan, maupun kecamatan.

- Sampaikan keperluan pengajuan SKU kepada petugas dan isi formulir yang diberikan.

- Serahkan dokumen persyaratan untuk diperiksa oleh petugas.

- Ikuti proses verifikasi sesuai prosedur yang berlaku.

- Terima SKU setelah permohonan selesai diproses dan dinyatakan memenuhi persyaratan.

 Perlu dicatat, lama proses penerbitan SKU juga bisa berbeda di setiap daerah. Ada yang bisa selesai dalam satu hari, sementara daerah lain membutuhkan beberapa hari kerja, tergantung prosedur dan kelengkapan dokumen. 

Cara Membuat SKU Secara Online

Jika pemerintah daerah tempat usahamu menyediakan layanan online untuk pembuatan SKU, kamu bisa mengikuti prosedur yang tercantum pada situs atau aplikasi resmi daerah tersebut. Perlu diketahui, pembuatan SKU secara online bukan dilakukan melalui OSS. 

OSS digunakan untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), sementara SKU pengajuannya dilakukan melalui situs atau aplikasi resmi daerah tempat usahamu berada. Umumnya, prosesnya meliputi:

1. Membuka situs atau aplikasi pelayanan resmi pemerintah daerah.

2. Membuat akun atau masuk menggunakan akun yang tersedia.

3. Memilih layanan yang berkaitan dengan keterangan usaha.

4. Mengisi data pemilik dan informasi usaha.

5. Mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

6. Mengirim permohonan untuk diverifikasi.

7. Mengikuti instruksi selanjutnya sampai dokumen diterbitkan.

Baca juga: Syarat & Cara Membuat NIB Online, Pengusaha UMKM Wajib Tahu!

Contoh Informasi dalam Surat Keterangan Usaha

Meski format SKU bisa berbeda di setiap daera, namun, beberapa informasi yang umumnya tercantum di dalam surat keterangan usaha adalah:

Informasi

Keterangan

Nama pemilik

Nama orang yang menjalankan atau memiliki usaha

NIK

Nomor identitas pemilik usaha

Alamat

Alamat pemilik atau lokasi usaha

Jenis usaha

Kegiatan atau bidang usaha yang dijalankan

Nama usaha

Nama usaha yang dijalankan

Nomor surat

Nomor yang diberikan oleh instansi yang menerbitkan SKU 

Tanggal penerbitan

Tanggal SKU diterbitkan

Keterangan usaha

Pernyataan bahwa pemilik menjalankan usaha tertentu

Pejabat penerbit

Nama, jabatan, tanda tangan, dan cap pejabat yang menerbitkan SKU

Demikian penjelasan mengenai Surat Keterangan Usaha (SKU), mulai dari pengertian, fungsi, syarat, hingga cara membuatnya. Dengan memahami informasi tersebut, kamu bisa menyiapkan SKU sesuai kebutuhan administrasi usaha yang kamu jalankan.

Jika usahamu mulai berkembang dan membutuhkan tambahan modal,PNM ULaMM bisa menjadi salah satu pilihan pembiayaan resmi dari BUMN untuk mendukung kebutuhan usahamu.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan lembaga keuangan nonbank yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian di bawah pengelolaan Danantara. PNM berfokus pada pembiayaan dan pemberdayaan usaha UMKM.

Selain pembiayaan, PNM juga menyediakan pelatihan dan pendampingan melalui programPengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Melalui program ini, kamu bisa mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital untuk membantu mengembangkan usaha.

Dengan begitu, kamu tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga bisa memperoleh pengetahuan dan pendampingan yang dapat membantu kamu mengelola serta mengembangkan usaha.

Perlu diketahui, PNM tidak menyediakan pinjaman online melalui aplikasi maupun situs. Pengajuan pembiayaan dilakukan melaluikantor unit PNM terdekat, sehingga kamu bisa berkonsultasi langsung dengan petugas mengenai kebutuhan dan ketentuan pembiayaan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungisitus resmi PNM, hubungi call center 1500-654, atau ikuti media sosial resmi PNM.